Caroline Stanbury Terpisah dari Anak-anaknya di Dubai saat Rudal Iran Mengguncang UEA
Bintang Real Housewives of Dubai Caroline Stanbury terjebak di Amerika Serikat ketika serangan rudal Iran memicu gangguan penerbangan di Timur Tengah. Kedua putranya masih berada di Dubai.

HALLONEWS.ID – Bintang acara realitas “Real Housewives of Dubai”, Caroline Stanbury, mengungkapkan dirinya masih terpisah dari kedua putra kembarnya yang berada di Dubai setelah meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah memicu penutupan wilayah udara dan pembatalan penerbangan.
Stanbury, 49 tahun, mengatakan dirinya saat ini berada di Amerika Serikat, sekitar 17 jam perjalanan udara dari Dubai, ketika konflik kawasan meningkat setelah serangan militer yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Dalam wawancara yang dipublikasikan pada Selasa (3/3/2026) Stanbury mengaku sangat khawatir karena belum dapat kembali ke Dubai untuk menemui anak-anaknya.
“Jelas ini bukan situasi yang ideal bagi siapa pun untuk terpisah dari anak-anak dalam kondisi yang begitu serius dan tidak terduga,” ujar Stanbury seperti dikutip dari Mirror, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan bahwa selama lebih dari satu dekade tinggal di Dubai, ia selalu menganggap Uni Emirat Arab sebagai salah satu tempat paling aman bagi keluarganya.
Caroline Stanbury memiliki tiga anak dari mantan suaminya, pengusaha keuangan asal Turki Cem Habib. Dua di antaranya adalah putra kembar yang saat ini masih berada di Dubai.
Ketika ketegangan kawasan meningkat dan serangan rudal mulai terjadi, baik Stanbury maupun mantan suaminya diketahui sedang berada di luar negeri untuk urusan pekerjaan.
Akibatnya, kedua remaja tersebut sementara waktu berada di Dubai tanpa kehadiran langsung orang tua mereka.
Stanbury mengatakan ia terus berkomunikasi dengan anak-anaknya untuk memastikan mereka tetap aman.
Ledakan Terdengar dari Kejauhan
Stanbury mengungkapkan bahwa putra-putranya sempat mendengar suara ledakan di kejauhan pada Senin malam (2/3/2026).
Belakangan diketahui suara tersebut berasal dari sistem pertahanan udara yang mencegat rudal.
Sebagai langkah pencegahan, ia meminta anak-anaknya menjauh dari jendela dan berlindung di tempat yang lebih aman di rumah.
“Saya menyuruh mereka menjauh dari jendela dan pergi ke garasi dengan membawa kasur sebagai langkah berjaga-jaga,” katanya.
“Saya masih berjarak sekitar 17 jam perjalanan dari mereka, jadi tidak banyak yang bisa saya lakukan dari sini.”
Kesulitan Mendapatkan Penerbangan
Melalui unggahan media sosial pada Rabu (4/3/2026), Stanbury juga mengungkapkan kesulitannya mendapatkan penerbangan menuju Dubai.
“Masih belum bisa mendapatkan penerbangan ke Dubai. Saya benar-benar ingin membawa anak-anak saya ke sini sekarang,” tulisnya.
Gangguan perjalanan terjadi setelah sejumlah negara di Timur Tengah menutup wilayah udara mereka menyusul meningkatnya konflik regional.
Perusahaan analisis penerbangan Cirium melaporkan bahwa hingga Senin (2/3/2026) sekitar 13.000 penerbangan yang dijadwalkan berangkat atau tiba di kawasan Timur Tengah telah dibatalkan.
Pembatalan massal tersebut terjadi setelah Iran meluncurkan serangan balasan berupa rudal yang menargetkan Israel dan sejumlah negara di kawasan Teluk, termasuk Uni Emirat Arab.
Pemerintah AS Keluarkan Peringatan
Di tengah situasi tersebut, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengeluarkan peringatan kepada warga negaranya pada Selasa (3/3/2026).
Pemerintah AS meminta warganya di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Uni Emirat Arab, Yordania, Arab Saudi, Mesir, Lebanon, dan Oman, untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah tersebut menggunakan transportasi komersial yang tersedia.
Imbauan itu dikeluarkan karena meningkatnya risiko keamanan akibat konflik militer di kawasan.
Caroline Stanbury dikenal luas sebagai salah satu bintang utama dalam acara realitas “Real Housewives of Dubai”, yang pertama kali tayang pada 2022.
Program tersebut mengikuti kehidupan para ekspatriat kaya yang tinggal di Dubai.
Sebelum bergabung dengan acara tersebut, Stanbury lebih dulu dikenal melalui serial realitas “Ladies of London”, yang tayang dari 2014 hingga 2017. (ren)
