Dua Warga Banten Dievakuasi dari Iran, Pemprov Sambut Mereka di Soekarno-Hatta

Dua warga Banten bernama Tommy dan Tetap Siregar, keduanya bekerja sebagai tenaga ahli di Teheran, berhasil keluar dari Iran dan masuk dalam rombongan 32 WNI yang dipulangkan Kementerian Luar Negeri RI.

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:30 WIB
Dua Warga Banten Dievakuasi dari Iran, Pemprov Sambut Mereka di Soekarno-Hatta
Pemprov Banten menyambut kepulangan dua warga Banten yang berhasil dievakuasi dari Teheran, Iran. Keduanya mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/3/2026) malam. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Penghubung Daerah menyambut kepulangan dua warga asal Banten yang dievakuasi dari Teheran, Iran, bersama puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya. Keduanya tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelum akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga.

Dua warga tersebut bernama Tommy dan Tetap Siregar. Keduanya diketahui bekerja sebagai tenaga ahli di Teheran dan termasuk dalam rombongan 32 WNI yang dipulangkan Kementerian Luar Negeri RI menyusul memburuknya situasi keamanan di Iran.

Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten Ika Sri Erika mengatakan, Pemprov Banten turut memantau proses kepulangan keduanya untuk memastikan mereka tiba dalam kondisi sehat.

“Semalam kami dari Pemprov Banten melalui Badan Penghubung Daerah menerima dua orang dari total 32 WNI yang dievakuasi dari Iran. Mereka berasal dari Kota Tangerang dan Tangerang Selatan yang bekerja sebagai tenaga ahli di Teheran,” ujar Ika Sri Erika di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, keduanya tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (10/3) sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan maskapai Turkish Airlines. Setelah didata, kedua warga Banten ini dijemput oleh pihak keluarga dan pulang ke kediaman masing-masing.

“Alhamdulillah, sudah kami terima dalam keadaan sehat. Mereka tiba setelah berita acara dibuat dan langsung dijemput oleh keluarga masing-masing di bandara,” katanya.

Ika menambahkan, keterlibatan Pemprov Banten melalui Badan Penghubung Daerah merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan dan keberadaan warga Banten, termasuk yang berada di luar negeri. Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar setiap warga Banten yang terdampak situasi darurat di luar negeri dapat memperoleh pendampingan hingga kembali ke daerah asal.

“Pemprov Banten tentu berupaya hadir dan memastikan warga Banten yang berada di luar negeri mendapatkan perhatian serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat,” ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia mengevakuasi 32 WNI dari Iran secara bertahap sebagai langkah perlindungan terhadap warga negara di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut. Dua warga Banten menjadi bagian dari rombongan yang telah tiba dengan selamat di Indonesia. (bsg)