Jakarta Tampil Percaya Diri di World Cities Summit 2026, Transportasi dan Pendidikan Jadi Andalan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memaparkan kemajuan transportasi Jakarta pada forum World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura.

HALLONEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membawa kisah transformasi Jakarta ke panggung internasional saat menghadiri Mayors Forum dalam rangkaian World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura.
Gubernur Pramono mengatakan sektor transportasi menjadi salah satu prioritas utama Jakarta.
“Saat ini, layanan transportasi publik telah menjangkau lebih dari 92 persen wilayah ibu kota,” katanya dalam keterangan pada Selasa (16/6/2026).
“Untuk memperluas konektivitas kawasan metropolitan, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,2 triliun pada 2026 guna memperkuat layanan Transjabodetabek,” imbuhnya.
Tak berhenti di situ, Jakarta juga terus mempercepat pengembangan transportasi massal.
Jaringan MRT ditargetkan mencapai 46,5 kilometer pada 2034, sementara pengembangan LRT terus berlanjut hingga 21,8 kilometer pada 2029.
“Pemprov DKI juga tengah menyiapkan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) baru di Dukuh Atas yang akan mengintegrasikan lima moda transportasi dalam satu kawasan strategis,” ujarnya.
Selain itu, di sektor pendidikan, Jakarta menunjukkan komitmennya dalam membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda.
Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) telah membantu ratusan ribu pelajar dan mahasiswa melanjutkan pendidikan.
Pemprov DKI juga menghadirkan pendidikan gratis melalui ratusan sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.
“Berbagai layanan inovatif seperti Pasukan Putih untuk lansia dan penyandang disabilitas hingga layanan konseling gratis JakCare terus dikembangkan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara lebih mudah dan cepat,” tutur Pramono.
Pramono menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi salah satu kunci utama dalam membangun Jakarta sebagai kota global yang kompetitif sekaligus ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Meski berbagai capaian telah diraih, ia menilai perjalanan menuju kota kelas dunia masih membutuhkan kerja keras dan kolaborasi yang berkelanjutan.
“Jakarta akan terus berbenah agar mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik, nyaman, dan berkelanjutan bagi jutaan warga yang menggantungkan harapan di ibu kota,” pungkasnya. (fer)
