Jelang Lebaran 2026, J&T Cargo Siapkan 8.000 Armada untuk Hadapi Lonjakan Ramadan
Hadapi lonjakan Ramadan dan Lebaran 2026, J&T Cargo siapkan 8.000 armada, 100 gateway, dan 4.000 outlet demi kelancaran logistik nasional.

HALLONEWS.ID – Menghadapi lonjakan pengiriman selama Ramadan hingga Lebaran 2026, J&T Cargo memperkuat infrastruktur dan strategi operasional guna menjaga kelancaran distribusi logistik nasional.
Perusahaan kargo ini menyiapkan lebih dari 100 gateway di berbagai wilayah, didukung armada lebih dari 8.000 kendaraan serta jaringan 4.000 outlet yang menjangkau sekitar 98 persen wilayah Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengiriman, khususnya muatan besar, tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan saat peak season.
Perwakilan J&T Cargo, Natalia Pangaribuan, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas operasional menjadi prioritas utama menjelang Lebaran.
Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan capaian Service Level Agreement (SLA) tinggi di berbagai marketplace. Tingkat keberhasilan pengiriman di Shopee mencapai 96,8 persen, sementara di TikTok menyentuh 97,8 persen.
“Capaian ini menjadi dasar untuk terus melakukan optimasi rute distribusi dan pengawasan performa berbasis data demi meningkatkan kepuasan pelanggan,” ujarnya dalam acara Media Meet Up di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Selain penguatan armada, J&T Cargo juga melakukan penyesuaian jadwal line haul, pengecekan kendaraan, serta tes kesehatan dan tes urin bagi pengemudi untuk menjaga keselamatan operasional selama periode mudik. Sistem pemantauan real-time turut dioptimalkan agar potensi kendala dapat dideteksi lebih cepat.
Tak hanya fokus pada operasional, perusahaan menghadirkan kampanye “MUDIK: Muatan Besar Diantar Ke Tujuan Bareng J&T Cargo” yang berlangsung hingga 31 Maret 2026. Program ini memberikan kesempatan pelanggan mengumpulkan poin dari setiap resi untuk ditukar dengan hadiah.
Dengan penguatan infrastruktur dan layanan berbasis teknologi seperti EZ Track, Fast Track, dan Max Track, J&T Cargo menargetkan distribusi logistik Ramadan tetap lancar sekaligus mendukung pelaku UMKM menjaga arus kas bisnis.(ver)
