Mobil Innova Tabrak Siswa di Pandeglang, 1 Tewas dan 6 Luka

Kecelakaan tragis di depan SDN Sukaratu 5, Pandeglang. Mobil Innova menabrak siswa saat jam istirahat, 1 tewas dan 6 luka. Polisi masih menyelidiki penyebab dan identitas pengemudi.

Kamis, 30 April 2026 - 19:00 WIB
Mobil Innova Tabrak Siswa di Pandeglang, 1 Tewas dan 6 Luka
Mobil Toyota Innova menabrak sejumlah siswa di depan SDN Sukaratu 5, Majasari, Pandeglang, Kamis (30/4/2026). Satu siswa meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Foto tangkapan layar halllonews

HALLONEWS.ID – Kecelakaan tragis terjadi di depan SD Negeri Sukaratu 5, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) pagi.

Sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam menabrak sejumlah siswa yang tengah beristirahat.

Dalam insiden tersebut, tujuh siswa menjadi korban. Satu di antaranya, siswa kelas 4, dilaporkan meninggal dunia akibat luka parah. Sementara enam siswa lainnya mengalami luka-luka.

Selain siswa, seorang pedagang makanan ringan dan seorang tenaga penjualan (sales) juga turut menjadi korban. Pedagang tersebut dilaporkan dalam kondisi kritis.

Salah satu guru SD Negeri Sukaratu 5, Oop, mengungkapkan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.20 WIB saat siswa sedang berada di luar kelas untuk beristirahat.

“Korban ada dari kelas 4, 5, dan 6. Yang meninggal dunia siswa kelas 4. Lukanya parah hingga terpental ke selokan setelah tertabrak mobil,” ujarnya di lokasi kejadian.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, mobil melaju dari arah timur (Serang) menuju Cipacung. Saat tiba di depan sekolah, kendaraan tiba-tiba oleng dan menyeberang ke sisi jalan.

“Awalnya mobil menyenggol seorang sales, lalu langsung menabrak siswa-siswa yang berada di depan sekolah,” kata Oop.

Guru lainnya, Rika, menambahkan bahwa saat kejadian para siswa sedang membeli jajanan.

“Anak-anak sedang jajan. Mobil datang dari arah timur, menabrak sales terlebih dahulu, kemudian menabrak siswa kami,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan, beberapa siswa sempat terseret hingga masuk ke kolong mobil setelah benturan keras terjadi.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa mobil tersebut diduga dikemudikan oleh salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait identitas pengemudi.

Kasus kecelakaan ini tengah ditangani pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti kejadian serta memastikan pihak yang bertanggung jawab.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban dan lingkungan sekolah. (esa)