Perang Hari ke-17: 1.300 Orang Tewas di Iran, Drone Serang Teluk dan Harga Minyak Tembus $105

Korban tewas akibat serangan AS–Israel di Iran melampaui 1.300 orang. Iran terus melancarkan serangan drone ke negara Teluk, sementara harga minyak dunia melonjak di atas $105 per barel.

Senin, 16 Maret 2026 - 15:48 WIB
Perang Hari ke-17: 1.300 Orang Tewas di Iran, Drone Serang Teluk dan Harga Minyak Tembus $105
Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel menembakkan rudal pencegat untuk menghadang serangan rudal Iran di langit Tel Aviv pada Minggu pagi, 15 Maret 2026, di tengah eskalasi konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. Foto: Euronews for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memasuki hari ke-17, dengan korban jiwa yang terus meningkat dan ketegangan kawasan Timur Tengah semakin meluas.

Kementerian Kesehatan Iran menyatakan jumlah korban tewas akibat serangan gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel kini melampaui 1.300 orang, termasuk 445 perempuan dan anak-anak.

Pemerintah di Iran menegaskan akan membalas kematian para “martir” tersebut dan menolak pembicaraan gencatan senjata dengan Washington meskipun sebelumnya ada klaim dari Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan kesepakatan damai.

Serangan Meluas hingga Pulau Kharg

Militer AS mengonfirmasi telah melakukan operasi militer besar di berbagai wilayah Iran sepanjang akhir pekan.

Serangan terbaru bahkan menyasar Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran yang menangani sekitar 90 persen ekspor minyak negara tersebut.

Washington menyatakan operasi itu hanya menargetkan fasilitas militer dan tidak menyerang infrastruktur minyak.

Selat Hormuz Masih Lumpuh

Ketegangan juga terus meningkat di Selat Hormuz, jalur laut vital yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap kapal tanker minyak dan kapal kargo di kawasan tersebut, yang membuat jalur pelayaran strategis itu praktis tetap tertutup.

Sebagai respons, Trump mengatakan Amerika Serikat sedang membentuk koalisi internasional untuk mengawal kapal-kapal yang terdampar dan membuka kembali jalur pelayaran tersebut.

Harga Minyak Dunia Melonjak

Dampak konflik langsung terasa pada pasar energi global. Harga minyak mentah Brent pada perdagangan Senin (16/3/2026) diperdagangkan di sekitar $105 per barel, naik lebih dari 40 persen sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026.

Harga sempat dibuka di atas $106 per barel sebelum turun tipis menjadi sekitar $104,73 per barel.
Serangan Drone Hantam Kawasan Teluk

Serangan balasan Iran juga menyasar negara-negara Teluk. Pihak berwenang di Uni Emirat Arab mengonfirmasi bahwa sebuah drone menghantam tangki bahan bakar di Bandara Internasional Dubai hingga memicu kebakaran, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa.
Akibat insiden tersebut, maskapai Emirates mengumumkan seluruh penerbangan ke dan dari Dubai ditangguhkan sementara.

“Keselamatan penumpang dan awak adalah prioritas utama kami,” kata maskapai tersebut dalam pernyataannya.

Saudi dan UEA Tembak Jatuh Puluhan Drone

Sementara itu, sistem pertahanan udara Arab Saudi dilaporkan berhasil menembak jatuh 35 drone tambahan yang diluncurkan Iran ke wilayah timur negara tersebut.

Dalam beberapa jam terakhir, total setidaknya 60 drone telah dicegat oleh sistem pertahanan Saudi.
Di saat yang sama, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Kedua pemimpin sepakat bahwa serangan Iran terhadap negara-negara anggota GCC merupakan eskalasi berbahaya yang dapat mengancam stabilitas kawasan. (ren)