Piala Dunia 2026 Hadirkan Duel Tim Raksasa dan Kuda Hitam, Selisih Peringkat Capai 77 Tingkat

Format baru Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan sejumlah pertandingan dengan selisih peringkat FIFA yang lebar. Brasil vs Haiti hingga Spanyol vs Tanjung Verde menjadi sorotan pada fase grup

Jumat, 12 Juni 2026 - 9:03 WIB
OFF
Piala Dunia 2026 Hadirkan Duel Tim Raksasa dan Kuda Hitam, Selisih Peringkat Capai 77 Tingkat
sebanyak 48 negara berebut piala dunia. (IG@fivawordcup)

HALLONEWS.ID – Piala Dunia FIFA 2026 yang untuk kali pertama diikuti 48 negara peserta menghadirkan berbagai cerita menarik sejak fase grup.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah munculnya sejumlah pertandingan yang mempertemukan tim-tim elite dunia dengan negara yang memiliki peringkat jauh lebih rendah dalam ranking dunia FIFA terbaru.

Meski secara statistik tim unggulan lebih difavoritkan untuk meraih kemenangan, sejarah panjang piala dunia menunjukkan bahwa, perbedaan peringkat tidak selalu menjamin hasil di lapangan.

Turnamen sepak bola terbesar dunia itu kerap menghadirkan kejutan yang sulit diprediksi.

FIFA mencatat beberapa momen bersejarah yang membuktikan hal tersebut. Salah satunya ketika Arab Saudi secara mengejutkan mengalahkan Argentina pada fase grup Piala Dunia 2022.

Jauh sebelumnya, Kamerun juga pernah membuat kejutan besar dengan menundukkan Argentina yang berstatus juara bertahan pada Piala Dunia 1990.

Pertandingan dengan jarak peringkat paling jauh di fase grup mempertemukan Brasil dan Haiti di Grup C.

Brasil saat ini menempati peringkat keenam dunia, sedangkan Haiti berada di posisi ke-83.

Dengan selisih mencapai 77 tingkat, laga yang dijadwalkan berlangsung di Philadelphia Stadium pada 19 Juni menjadi salah satu pertandingan yang paling menarik untuk disimak.

Meski Brasil lebih diunggulkan berdasarkan kualitas skuad dan pengalaman, Haiti memiliki sejarah tersendiri di panggung sepak bola dunia.

Negara Karibia tersebut pernah mencuri perhatian saat tampil di Piala Dunia 1974. Salah satu momen yang masih dikenang adalah gol Emmanuel “Manno” Sanon ke gawang Italia yang mengakhiri rekor tidak kebobolan tim tersebut di ajang internasional.

Duel dengan selisih peringkat besar lainnya terjadi di Grup G yang mempertemukan Belgia dan Selandia Baru.

Belgia berada di posisi kesembilan dunia, sementara Selandia Baru menempati peringkat ke-85.

Pertandingan yang berlangsung di Vancouver Stadium pada 26 Juni itu menjadi pertemuan pertama kedua negara di level tim nasional senior putra.

Secara kualitas, Belgia lebih diunggulkan, namun Selandia Baru berpeluang memanfaatkan status tanpa beban untuk menciptakan kejutan.

Di Grup E, Jerman akan menghadapi Curacao yang menjalani debut pertamanya di putaran final Piala Dunia.

Jerman saat ini berada di peringkat ke-10 dunia, sedangkan Curacao menempati posisi ke-82.

Laga yang digelar di Houston Stadium pada 14 Juni menjadi momen bersejarah bagi Curacao sekaligus kesempatan bagi Jerman untuk menunjukkan kebangkitan mereka setelah hasil yang kurang memuaskan pada dua edisi piala dunia sebelumnya.

Pertandingan lain dengan perbedaan peringkat yang cukup mencolok mempertemukan Inggris dan Ghana di Grup L.

Inggris yang berada di posisi keempat dunia akan menghadapi Ghana yang menempati peringkat ke-73.

Sementara itu di Grup H, Spanyol yang saat ini menduduki peringkat kedua dunia akan berhadapan dengan Tanjung Verde yang berada di posisi ke-67.

Bagi Tanjung Verde, kesempatan tampil melawan salah satu kekuatan utama sepak bola dunia menjadi pengalaman berharga dalam debut mereka di turnamen terbesar dunia.

Peringkat Bukan Jaminan di Piala Dunia
Data FIFA yang dirilis pada 11 Juni 2026 menunjukkan bahwa lima pertandingan tersebut memiliki selisih peringkat terbesar di fase grup Piala Dunia 2026.

Namun demikian, sejarah membuktikan bahwa turnamen ini kerap menghadirkan hasil di luar prediksi.

Kehadiran format baru dengan 48 peserta juga membuka peluang lebih besar bagi negara-negara yang sebelumnya jarang tampil di Piala Dunia untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional.

Karena itu, perbedaan peringkat hanya menjadi catatan statistik sebelum pertandingan dimulai, sementara hasil akhir tetap ditentukan oleh performa di lapangan. (opy)