Rotasi Besar-besaran di Panipahan, Kapolda Riau Turun Tangan, Perang Lawan Narkoba Dimulai

Kapolda Riau lakukan rotasi besar di Panipahan usai kericuhan. Satgas narkoba dibentuk, operasi besar siap digelar untuk bersihkan wilayah dari peredaran narkotika.

Rabu, 15 April 2026 - 15:30 WIB
Rotasi Besar-besaran di Panipahan, Kapolda Riau Turun Tangan, Perang Lawan Narkoba Dimulai
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Polda Riau mengambil langkah tegas dalam merespons situasi keamanan di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir. Setelah insiden kericuhan yang sempat menyita perhatian publik, evaluasi internal kini berujung pada kebijakan rotasi besar di tubuh Polsek setempat.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil penilaian menyeluruh terhadap kinerja personel. Evaluasi dilakukan melalui berbagai fungsi pengawasan internal guna memastikan profesionalitas aparat tetap terjaga.

“Penilaian dilakukan secara komprehensif, mulai dari pengawasan internal hingga mekanisme pertimbangan jabatan. Hasilnya, kami memutuskan melakukan rotasi terhadap sejumlah personel sebagai langkah pembenahan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Rotasi ini bukan sekadar mutasi biasa, melainkan bagian dari strategi penataan organisasi agar pelayanan kepolisian di wilayah tersebut menjadi lebih maksimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu merespons cepat keresahan warga.

Aspirasi masyarakat Panipahan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pengambilan kebijakan ini.

Selain pembenahan internal, Polda Riau juga memperkuat langkah pemberantasan narkoba yang dinilai menjadi salah satu akar persoalan di wilayah tersebut.

Upaya ini dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas Anti-Narkoba yang bekerja secara terpadu, baik dari sisi pengawasan maupun penegakan hukum.

Kapolda menegaskan bahwa pihaknya menerapkan prinsip tanpa toleransi terhadap peredaran narkotika. Tidak hanya fokus pada penindakan, evaluasi internal juga dilakukan untuk memastikan tidak ada penyimpangan di dalam institusi.

Ke depan, Panipahan juga akan didorong menjadi kawasan bebas narkoba melalui program “Bersinar” atau Bersih dari Narkoba. Program ini melibatkan kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional serta partisipasi aktif masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, Polda Riau akan menggelar Operasi Antinarkoba Lancang Kuning 2026 secara serentak di seluruh wilayah hukum. Operasi ini ditargetkan mampu menekan jaringan peredaran narkoba hingga ke akar.

Sebelumnya, tindakan tegas telah diambil dengan mencopot pimpinan Polsek Panipahan sebagai bentuk tanggung jawab atas gangguan keamanan yang terjadi.

Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu memulihkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Dengan strategi menyeluruh yang mencakup rotasi personel, penguatan pengawasan, serta perang terhadap narkoba, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (min)