Pemuda Jadi Korban Pembacokan di Bekasi, 13 Pelaku Tawuran Diamankan

Tawuran berdarah terjadi di Babelan, Bekasi. Seorang remaja dibacok hingga luka serius, polisi mengamankan 13 pelaku dan masih memburu keterlibatan lainnya.

Rabu, 15 April 2026 - 15:00 WIB
Pemuda Jadi Korban Pembacokan di Bekasi, 13 Pelaku Tawuran Diamankan
Polisi mengamankan 13 pelaku pembacokan sadis di Jalan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Foto: Polsek Babelan for Hallonews

HALLONEWS.ID – Polisi mengamankan 13 orang yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan saat tawuran berdarah antarpemuda di Jalan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 04.30 WIB itu, seorang remaja berinisial MSM (19) mengalami luka serius di bagian kepala dan punggung akibat dibacok hingga sempat dalam kondisi kritis.

Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan pihaknya bergerak cepat menangani kasus tersebut sejak awal kejadian, mulai dari pengecekan hingga olah tempat kejadian perkara (TKP), serta pemeriksaan saksi dan korban.

“Korban mengalami luka di kepala dan punggung. Kondisinya sudah membaik dan sekarang telah pulang setelah menjalani perawatan,” kata Wito, Rabu (15/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, tawuran tersebut merupakan bentrokan antarkelompok remaja yang telah direncanakan sebelumnya. Polisi awalnya mengamankan 10 orang yang diduga terlibat, sebagian di antaranya masih berusia di bawah umur.

Tawuran2
Polisi mengamankan 13 pelaku pembacokan sadis di Jalan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Foto: Polsek Babelan for Hallonews

Pengembangan kasus kemudian mengarah pada penangkapan tiga pelaku lain yang diduga terlibat langsung dalam aksi pembacokan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Ketiga pelaku tersebut ditangkap di wilayah Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Selasa (14/4) dini hari.

Dari hasil pendalaman, tawuran dipicu oleh ajakan antarkelompok remaja yang kemudian sepakat untuk bertemu sebelum akhirnya bentrokan terjadi.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah celurit dan enam unit sepeda motor. “Kami pastikan semua pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.

Saat ini, penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok lain.

Polisi juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya dalam pergaulan, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun tindak kriminal lainnya. (dul)