Sharp Catat Kinerja Positif di 2025, Siapkan Strategi Ekspansif di 2026

Sharp Indonesia mencatat penjualan Rp11,9 triliun sepanjang 2025 dan menyiapkan strategi ekspansif di 2026 melalui inovasi produk, penguatan pasar domestik, dan ekspor AC ke Vietnam.

Senin, 9 Februari 2026 - 21:09 WIB
Sharp Catat Kinerja Positif di 2025, Siapkan Strategi Ekspansif di 2026
Sharp Electronics Indonesia menggelar Press Gathering 2025 sebagai bagian dari pemaparan kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus strategi ekspansi dan inovasi produk di tahun 2026. Foto: Sharp for Hallonews

HALLONEWS.ID – Sharp Electronics Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja solid di tengah dinamika industri elektronik dan perubahan perilaku konsumen. Sepanjang Januari–Desember 2025, Sharp membukukan penjualan domestik sebesar Rp11,9 triliun, atau 102 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menjadi rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah Sharp di Indonesia.

Capaian tersebut ditopang performa kuat berbagai kategori utama, mulai dari AC, lemari es, mesin cuci, TV, hingga produk audiovisual dan small home appliances. Sharp juga berhasil mempertahankan posisi market leader di sejumlah kategori strategis, khususnya produk berteknologi hemat energi dan berorientasi pada kebutuhan hunian modern, seperti AC (21,2 persen), lemari es (33,2 persen), dan mesin cuci (26,1 persen).

“Pencapaian di tahun 2025 menjadi bukti kepercayaan konsumen terhadap Sharp. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan industri yang semakin ketat, kami bersyukur dapat mencatat pertumbuhan positif dan memperkuat posisi Sharp di pasar elektronik nasional,” ujar Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Dari sisi inovasi, 2025 menjadi momentum penting dengan peluncuran berbagai produk baru, termasuk smartphone AQUOS Sense 10 dan AQUOS R10, TV layar besar ber-TKDN, AC dengan fitur LED temperature display, serta lini produk rumah tangga terbaru yang mendukung gaya hidup praktis dan berkelanjutan. Inovasi tersebut mempertegas komitmen Sharp dalam menghadirkan solusi elektronik yang relevan bagi sektor residensial, properti, dan keluarga urban.

Selain pengembangan produk, Sharp memperkuat strategi pemasaran melalui pendekatan 360-degree marketing yang mengintegrasikan aktivitas digital, public relations, branding activation, ATL, serta program penjualan di tingkat dealer, sub-dealer, dan e-commerce. Kolaborasi dengan Sanrio melalui kampanye “Hello Comfort, where technology meets comfort” menjadi salah satu strategi kunci untuk memperluas jangkauan merek sekaligus membangun kedekatan emosional dengan konsumen, khususnya keluarga muda dan generasi baru.

“Ke depan, Sharp tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga pada bagaimana kami membangun pengalaman dan hubungan jangka panjang dengan konsumen melalui inovasi, layanan, dan komunikasi yang relevan,” tambah Andry.

Komitmen Sharp terhadap keberlanjutan juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2025, antara lain Anugerah Produk Indonesia, Indonesia Green & Sustainable Companies Award, Indonesia Best Brand Award, Top Brand, Indonesia Customer Experience Award, serta Indonesia PR of The Year dan Brand Communication Excellence.

Penghargaan tersebut menegaskan konsistensi Sharp dalam menerapkan prinsip ESG, inovasi produk, dan praktik bisnis berkelanjutan.

Memasuki 2026, Sharp Indonesia menyiapkan strategi pertumbuhan yang lebih terarah dengan memperkuat pasar domestik, menghadirkan inovasi produk ramah lingkungan, serta memperluas aktivitas branding dan sales activation yang semakin dekat dengan konsumen. Sejalan dengan itu, Sharp juga membuka peluang ekspor baru untuk produk AC buatan Indonesia ke Vietnam, dengan target kontribusi sekitar 10 persen pada Januari 2026.

Strategi ini menegaskan peran Indonesia sebagai basis produksi strategis Sharp di kawasan ASEAN sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kinerja bisnis jangka panjang dan daya saing regional.
“Dengan fondasi yang kuat di 2025, kami optimistis 2026 akan menjadi tahun pertumbuhan yang lebih kuat bagi Sharp Indonesia, baik dari sisi inovasi, penetrasi pasar, maupun kontribusi terhadap industri elektronik nasional,” tutup Andry. (ver)