30 Ribu Calon Manajer Koperasi Desa Digembleng di 67 Satuan TNI, Ini Tujuan Programnya
30 ribu calon manajer Koperasi Desa Merah Putih mengikuti latihan dasar militer Komcad. Pelatihan ini bertujuan membentuk disiplin, kepemimpinan, dan integritas.

HALLONEWS.ID – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjelaskan alasan puluhan ribu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mengikuti pelatihan dasar militer Komponen Cadangan (Komcad).
Program tersebut disebut bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat pengabdian para peserta sebelum menjalankan tugas di lapangan.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan sebanyak 30.000 calon manajer KDMP dan 5.476 calon manajer KNMP mengikuti pelatihan yang digelar di berbagai satuan TNI di Indonesia.
Menurut Rico, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan dasar kemiliteran, tetapi juga dibekali berbagai materi yang mendukung kemampuan manajerial dan kepemimpinan.
“Melalui latsarmil Komcad, peserta dibekali ilmu dan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, semangat pengabdian, serta etos kerja yang kuat,” kata Brigjen TNI Rico dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6/2026).
Kemhan menilai pembekalan tersebut penting agar para calon pengelola koperasi dan kampung nelayan memiliki karakter kepemimpinan yang tangguh serta mampu bekerja secara profesional dalam melayani masyarakat.
Selain materi kedisiplinan dan wawasan kebangsaan, peserta juga akan menerima pelatihan manajerial dan kompetensi teknis yang disusun bersama kementerian terkait.
Dengan demikian, mereka diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga memahami aspek operasional sesuai bidang tugas masing-masing.
Secara keseluruhan, sebanyak 35.476 peserta mengikuti program ini. Mereka akan menjalani pelatihan selama 45 hari di 67 satuan TNI yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Rangkaian kegiatan terdiri dari 30 hari pelatihan kedisiplinan dan dasar kemiliteran, kemudian dilanjutkan dengan 15 hari pelatihan manajerial. Seluruh proses tersebut menjadi salah satu syarat sebelum peserta resmi bertugas sebagai pengelola KDMP maupun KNMP.
Kemhan berharap program ini mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat disiplin kerja, serta membangun semangat pengabdian sehingga para manajer koperasi desa dan kampung nelayan dapat menjalankan tugasnya secara optimal. (dul)
