IPB Buka Beasiswa S2 Khusus Wartawan, Kuliah 18 Bulan Plus Dana Riset

IPB University membuka beasiswa magister khusus wartawan yang disertai pendanaan riset di bidang agromaritim mulai semester ganjil 2026.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 9:00 WIB
IPB Buka Beasiswa S2 Khusus Wartawan, Kuliah 18 Bulan Plus Dana Riset
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, saat panen anggur dan buka puasa bersama wartawan di Pendopo Agribusiness and Technology Park (ATP) Cikarawang, Dramaga, Bogor. Foto: Hallonews/Yopy

HALLONEWS.ID – IPB University membuka peluang beasiswa program magister (S2) khusus bagi wartawan pada tahun ini. Program tersebut juga disertai pendanaan riset (research grant) yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang agromaritim.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet saat kegiatan panen anggur sekaligus buka puasa bersama wartawan di Pendopo Agribusiness and Technology Park Cikarawang, Dramaga, Bogor, Jumat (6/3/2026).

Menurut Alim, program tersebut dirancang agar wartawan dapat memperdalam wawasan akademik sekaligus melakukan penelitian yang relevan dengan sektor pertanian dan kelautan.

“Tahun ini akan ada beasiswa program S2 bagi wartawan, termasuk riset grant-nya. Jika masuk tahun ini, penelitian bisa dilakukan tahun depan. Tujuannya meningkatkan kapasitas SDM di bidang agromaritim,” ujarnya.

Kuliah Dimulai Agustus 2026

Penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Deni Noviana. Ia mengatakan program tersebut direncanakan mulai berjalan pada semester ganjil tahun 2026.

IPB menargetkan penerimaan mahasiswa dari jalur ini dimulai sekitar minggu kedua Agustus 2026.

Dalam waktu dekat, pihak kampus juga akan menyusun kriteria serta persyaratan bagi wartawan yang ingin mengikuti program tersebut.

UKT Ditanggung, Ada Dana Riset

Beasiswa yang ditawarkan mencakup pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama masa studi.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan dukungan pendanaan penelitian sehingga mahasiswa tidak hanya menempuh pendidikan akademik, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan isu pertanian, pangan, dan kelautan.

Masa Studi Hanya 18 Bulan

Menariknya, masa studi program ini dirancang lebih singkat dibandingkan program magister pada umumnya.

IPB menargetkan kurikulum dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 18 bulan atau satu setengah tahun.

“Tesisnya akan disediakan topiknya dan pembimbingnya akan diatur oleh pihak pascasarjana. Karena ini jalur khusus, tidak ada batasan usia bagi peserta,” jelas Deni.

Tingkatkan Kualitas Jurnalisme

Melalui program tersebut, IPB berharap para wartawan dapat memperkuat kapasitas keilmuan sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan, khususnya dalam isu strategis seperti pertanian, pangan, dan kelautan.

Program ini juga diharapkan mampu memperkaya perspektif jurnalisme berbasis riset dalam mengangkat isu pembangunan agromaritim di Indonesia. (opy)