Presiden Prabowo Gelar Rapat Tertutup di Hambalang, Ini Isu Strategis yang Dibahas

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Hambalang membahas pendidikan, hilirisasi, hingga pertahanan nasional di tengah dinamika global.

Minggu, 3 Mei 2026 - 9:03 WIB
Presiden Prabowo Gelar Rapat Tertutup di Hambalang, Ini Isu Strategis yang Dibahas
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di di Hambalang, Kabupaten Bogor. Foto: IG presidenrepublikindonesia for Hallonews.id

HALLONEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor. Sabtu (2/5/2026). Ratas tersebut membahas sejumlah isu strategis.

Pertemuan yang berlangsung tertutup itu menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari sektor pendidikan hingga dinamika pertahanan nasional di tengah situasi global yang terus berkembang panas hingga kini.

“Presiden melangsungkan rapat terbatas di Hambalang, Bogor, bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih,” tulis akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia, dikutip Hallonews, Minggu (3/5/2026).

Momen rapat bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), yang menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu fokus utama pembahasan. Pemerintah disebut menyoroti perkembangan program serta arah kebijakan pendidikan ke depan.

Selain itu, rapat juga menyinggung percepatan program hilirisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kepentingan ekonomi masyarakat. Isu ini dinilai krusial dalam mendorong nilai tambah sumber daya dalam negeri.

Di sisi lain, aspek pertahanan dan keamanan turut menjadi perhatian. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga stabilitas negara di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

Dokumentasi rapat tersebut dibagikan melalui akun resmi Instagram memperlihatkan sejumlah pejabat tinggi negara hadir mendampingi presiden. Sejumlah menteri dan pejabat yang tampak hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono.

Kemudian Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rapat juga dihadiri unsur pimpinan TNI dan Polri, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta pejabat intelijen dan pertahanan lainnya.

Di tengah tekanan global dan kebutuhan reformasi domestik, pemerintah tampak berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, kualitas pendidikan, dan stabilitas keamanan nasional. (dul)