Pupuk Kujang Gandeng Bogasari, Latih Ibu-Ibu Cikampek Jadi Wirausaha Kuliner

Meta Deskripsi: Pupuk Kujang bersama Bogasari Baking Center melatih 30 ibu-ibu dari 10 desa di Cikampek untuk meningkatkan keterampilan tata boga dan mendorong lahirnya wirausaha kuliner mandiri.

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:30 WIB
Pupuk Kujang Gandeng Bogasari, Latih Ibu-Ibu Cikampek Jadi Wirausaha Kuliner
Pelatihan ibu-ibu dari 10 desa di Cikampek untuk meningkatkan keterampilan tata boga dan mendorong lahirnya wirausaha kuliner mandiri. (Foto: Bogasari for Hallonews).

HALLONEWS.ID – Pupuk Kujang menggandeng Bogasari untuk meningkatkan keterampilan tata boga masyarakat melalui pelatihan khusus bagi ibu-ibu di wilayah Cikampek, Karawang. Program pelatihan berlangsung di Bogasari Baking Center, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/5/2026).

Sebanyak 30 peserta yang berasal dari 10 desa di sekitar perusahaan mengikuti pelatihan secara langsung mulai dari memilih bahan baku, teknik pengolahan, hingga menghasilkan produk kuliner berkualitas dengan standar industri.

VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang, Agung Gustiawan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program unggulan “Lokamandiri Mama Preneur” yang difokuskan pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan ekonomi keluarga.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap ibu-ibu bisa meningkatkan keterampilan tata boga dan memiliki bekal kuat untuk berwirausaha secara mandiri,” kata Agung.

Ia menjelaskan, program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar area operasional perusahaan.

Menurut Agung, Bogasari dipilih sebagai mitra karena memiliki sejarah panjang dalam industri pangan nasional dan dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

“Bogasari memiliki pengalaman lebih dari setengah abad dalam hilirisasi produk berbahan gandum. Itu menjadi salah satu alasan utama kami memilih mereka sebagai mitra pelatihan,” ujarnya.

Selain pelatihan, Pupuk Kujang juga menyiapkan pendampingan lanjutan bagi peserta, termasuk fasilitasi pengurusan izin PIRT dan sertifikasi halal agar produk kuliner yang dihasilkan dapat masuk ke pasar yang lebih luas.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi prinsip ESG perusahaan serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin Kesetaraan Gender dan Pertumbuhan Ekonomi.

Sementara itu, Chef Haryanto dari Bogasari Baking Center menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan pelaku usaha baru yang dapat membantu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Haryanto.(gin)