ATONIK 50 Tahun, Setia Dampingi Petani Indonesia Hadapi Tantangan Pertanian Modern

ATONIK genap 50 tahun mendampingi petani Indonesia. PT OAT Mitoku Agrio menegaskan komitmen menghadirkan inovasi pertanian berkelanjutan demi produktivitas dan ketahanan pangan nasional.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB
ATONIK 50 Tahun, Setia Dampingi Petani Indonesia Hadapi Tantangan Pertanian Modern
Acara ATONIK Golden Anniversary bertema “ATONIK 50 Tahun: Harapan Petani Indonesia” yang digelar pada 25 Mei 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta. (Foto: ATONIK for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Produk zat pengatur tumbuh tanaman (ZPT) ATONIK genap berusia 50 tahun pada 2026.

Selama lima dekade, produk besutan PT OAT Mitoku Agrio tersebut menjadi bagian dari perjalanan pertanian Indonesia dalam membantu petani meningkatkan produktivitas tanaman di berbagai daerah.

Momen usia emas ini akan dirayakan melalui acara ATONIK Golden Anniversary bertema “ATONIK 50 Tahun: Harapan Petani Indonesia” yang digelar pada 25 Mei 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta.

Perayaan tersebut bukan sekadar seremoni perjalanan sebuah produk pertanian, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap jutaan petani Indonesia yang telah mempercayai ATONIK sejak pertama kali hadir pada 1976.

Acara gala dinner itu dijadwalkan dihadiri jajaran direksi PT OAT Mitoku Agrio, yakni Alexander H. Effendie, Suryadi Jaya, dan Kazuya Kamba. Hadir pula Board of Directors OAT Agrio Co., Ltd., termasuk Hisashi Oka, Makio Okamoto, dan Wataru Okumura.

Selain itu, distributor dari berbagai wilayah Indonesia, tokoh pertanian, perwakilan pemerintah daerah, hingga duta besar negara sahabat turut dijadwalkan hadir dalam perayaan tersebut.

ATONIK dikenal luas di kalangan petani sebagai salah satu ZPT yang telah digunakan lintas generasi. Kehadirannya dinilai membantu pertumbuhan tanaman sekaligus mendukung peningkatan hasil panen di tengah dinamika sektor pertanian nasional.

Perjalanan panjang ATONIK di Indonesia bermula dari kolaborasi antara perusahaan Jepang OAT Agrio Co., Ltd. dan PT Mitoku Sukses Makmur yang kemudian membentuk perusahaan joint venture PT OAT Mitoku Agrio. Kerja sama tersebut menghadirkan teknologi pertanian Jepang yang disesuaikan dengan kebutuhan petani lokal.

Direktur PT OAT Mitoku Agrio, Alexander H. Effendie, mengatakan kepercayaan petani menjadi fondasi utama perjalanan panjang ATONIK di Indonesia.

“Kepercayaan tidak dibangun dalam waktu singkat, tetapi tumbuh melalui konsistensi yang dirasakan petani dari musim ke musim,” ujarnya.

Sementara itu, Suryadi Jaya menilai dunia pertanian terus berkembang sehingga membutuhkan inovasi yang mampu menjawab tantangan di lapangan.

“Inovasi pertanian harus selalu hadir dekat dengan tantangan yang dihadapi petani agar mampu memberikan manfaat nyata bagi produktivitas dan kesejahteraan mereka,” katanya.

Kazuya Kamba menambahkan kolaborasi Jepang dan Indonesia akan terus diperkuat guna menghadirkan teknologi pertanian yang inovatif dan berkelanjutan.

Menurutnya, kerja sama lintas negara menjadi faktor penting dalam mendukung masa depan pertanian Indonesia yang lebih tangguh di tengah tantangan global, termasuk perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

Memasuki usia ke-50 tahun, ATONIK menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama petani Indonesia serta menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sektor pangan nasional.(HN)