Musim Kemarau, Ratusan Warga Parakan Muncang Kesulitan Air Bersih
Ratusan warga Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering selama musim kemarau. BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih dan menerima permintaan serupa dari sejumlah wilayah lainnya

HALLONEWS.ID – Krisis air bersih kembali terjadi di Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, seiring berlangsungnya musim kemarau.
Ratusan warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih setelah sejumlah sumur warga mengering dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Desa Parakan Muncang, Andi Mauludin, mengatakan kondisi tersebut mulai dirasakan masyarakat sejak sekitar satu bulan lalu.
Menurutnya, kekeringan dan krisis air bersih merupakan permasalahan yang hampir selalu terjadi setiap tahun saat curah hujan menurun.
“Setiap musim kemarau, desa kami memang kerap mengalami krisis air bersih,” kata Andi Sabtu (20/6/2026).
Untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat, pemerintah desa terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Salah satunya dengan mengajukan bantuan pasokan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
Andi berharap distribusi air bersih dapat dilakukan secara rutin selama musim kemarau berlangsung.
Menurutnya, meski bantuan belum menjangkau seluruh warga secara langsung, keberadaan pasokan air dari BPBD sangat membantu masyarakat yang terdampak.
Sejak kekeringan mulai melanda sekitar satu bulan lalu, Desa Parakan Muncang tercatat telah menerima dua kali pengiriman bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bogor.
Krisis air bersih tersebut berdampak pada ratusan warga yang selama ini bergantung pada air tanah dari sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Akibat banyak sumur yang mengering, warga terpaksa mencari sumber air alternatif.
Sebagian warga bahkan harus membeli air untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk mencuci peralatan dapur dan kebutuhan domestik lainnya.
“Kondisi ini menambah beban pengeluaran masyarakat di tengah musim kemarau,” ujarnya kepada wartawan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Mochamad Adam Hamdani, mengatakan pihaknya telah menerima sejumlah permohonan bantuan air bersih dari berbagai wilayah yang terdampak kekeringan.
Menurut Adam, hingga saat ini permintaan bantuan datang dari beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Nanggung, Kecamatan Citeureup, Kecamatan Rancabungur, dan Kecamatan Jasinga.
“Untuk Kecamatan Nanggung sudah dua kali menerima bantuan pengiriman tangki air bersih. Selain itu, kami juga menerima laporan kebutuhan air bersih dari Kecamatan Citeureup, Kecamatan Rancabungur, dan Kecamatan Jasinga,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Bogor terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan menyiapkan distribusi bantuan air bersih bagi wilayah yang membutuhkan selama musim kemarau berlangsung. (opy)
