Dinsos Kabupaten Bogor Perkuat Penanganan ODGJ, Ribuan Pasien Telah Mendapat Layanan Kesehatan
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmennya dalam menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

HALLONEWS.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmennya dalam menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Upaya ini dilakukan melalui sistem penanganan yang terintegrasi, mulai dari evakuasi, pengobatan, hingga pendampingan pascapemulihan.
Langkah tersebut sejalan dengan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang mencatat sebanyak 7.321 ODGJ berat di Kabupaten Bogor telah mendapatkan pelayanan kesehatan sepanjang tahun 2025.
Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, mengatakan tingginya jumlah ODGJ yang mendapat pelayanan kesehatan sebanding dengan besarnya jumlah penduduk di Kabupaten Bogor.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor selalu siap merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait keberadaan ODGJ untuk segera dilakukan penanganan.
Dinsos Kabupaten Bogor telah menerapkan alur penanganan yang sistematis, baik bagi ODGJ yang masih memiliki keluarga maupun yang terlantar di jalanan.
Setiap laporan dari masyarakat ditindaklanjuti dengan proses evakuasi, kemudian pasien dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzoeki Mahdi untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis secara intensif.
Setelah kondisi pasien dinyatakan membaik oleh tim medis, mereka akan ditempatkan sementara di Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citeureup.
Selama berada di BKS, petugas Dinsos melakukan penelusuran identitas (tracing) untuk menemukan keluarga pasien.
Apabila keluarga tidak berhasil ditemukan, Dinsos bekerja sama dengan berbagai yayasan dan lembaga sosial agar mantan ODGJ tetap memperoleh tempat tinggal dan pendampingan yang layak.
Farid juga menegaskan bahwa proses pemulihan ODGJ tidak hanya bergantung pada layanan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Ia mengimbau agar keluarga tidak menelantarkan ataupun menolak anggota keluarga yang sedang menjalani masa pemulihan.
Sebagai bentuk komitmen, Dinsos Kabupaten Bogor tetap memberikan pendampingan setelah pasien kembali ke rumah.
Petugas akan melakukan pengawasan dan supervisi secara berkala guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal sehingga mantan ODGJ dapat kembali berfungsi dan berbaur di tengah masyarakat. (opy)
