Pramono Lantik Ratusan Pejabat Fungsional, Soroti Peran Guru Putus Rantai Kemiskinan

Gubernur DKI Pramono Anung melantik 239 pejabat fungsional, didominasi 150 guru, untuk memperkuat layanan pendidikan dan pelayanan publik Jakarta.

Kamis, 16 Juli 2026 - 0:30 WIB
Pramono Lantik Ratusan Pejabat Fungsional, Soroti Peran Guru Putus Rantai Kemiskinan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik dan mengambil sumpah jabatan 239 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Foto Pemprov DKI for Hallonews

HALLONEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik dan mengambil sumpah jabatan 239 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026). Dari jumlah tersebut, sebanyak 150 orang merupakan guru, menjadikan sektor pendidikan sebagai formasi terbesar dalam pelantikan kali ini.

Pramono menegaskan, penguatan sumber daya manusia di bidang pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya. Menurutnya, guru memegang peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyukseskan berbagai program unggulan Pemprov DKI.

“Sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan prioritas pemerintahan yang saya pimpin. Saya berharap kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini sudah baik terus ditingkatkan, terutama oleh guru-guru yang baru saja dilantik,” ujar Pramono.

Ia mengatakan, peran guru tidak hanya terbatas pada proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam mendukung program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pengembangan Sekolah Rakyat, hingga persiapan peluncuran LPDP Jakarta pada 2027.

Menurut Pramono, berbagai program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

“Saya sungguh berharap Saudara-saudara bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki, menyempurnakan, dan meninggalkan legacy bagi kemajuan Jakarta sesuai bidang tugas masing-masing,” katanya.

Selain memperkuat sektor pendidikan, Pemprov DKI juga mengisi berbagai jabatan fungsional strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di antaranya terdapat 16 analis hukum, 13 administrator kesehatan, 13 perawat, tujuh arsiparis, enam pembina jasa konstruksi, serta enam pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.

Pemprov juga melantik pejabat fungsional di bidang pemadam kebakaran, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, perhubungan, hingga teknologi informasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi di berbagai sektor.

Pramono menilai pengisian jabatan lintas sektor tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global, inklusif, dan berbudaya.

Ia pun berpesan agar seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat melayani masyarakat.

“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Jagalah marwah yang diberikan kepada Saudara-saudara sekalian. Saya yakin Saudara-saudara mampu memberikan yang terbaik sehingga Jakarta sebagai kota global, kota inklusif, kota yang berbudaya, dan masih menyandang status sebagai ibu kota negara menjadi lebih baik, lebih tertata, dan lebih maju,” tuturnya.

Sebanyak 239 pejabat fungsional yang dilantik berasal dari 19 perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Kepegawaian Daerah, Inspektorat, Satpol PP, serta sejumlah biro dan perangkat daerah lainnya. (iin)