Dari Bankir hingga Bupati Sukoharjo, Ini Profil dan Harta Etik Suryani yang Terjaring OTT KPK
Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK. Berdasarkan LHKPN 2025, total harta kekayaannya mencapai Rp9,1 miliar dengan aset terbesar berupa tanah dan bangunan.

HALLONEWS.ID – Nama Bupati Sukoharjo Etik Suryani menjadi perhatian publik setelah diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2026).
Usai diamankan dari rumah dinasnya, Etik menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Solo selama sekitar delapan jam. Setelah proses pemeriksaan awal selesai pada Jumat (10/7/2026) dini hari, ia kemudian dibawa menuju Jakarta melalui Bandara Adi Sumarmo, Boyolali.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya operasi penindakan tersebut. Namun hingga kini, lembaga antirasuah belum mengungkap secara rinci perkara yang menjadi dasar OTT maupun status hukum para pihak yang diamankan.
Di balik kasus yang kini menjadi sorotan, melansir data dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Etik Suryani dikenal sebagai birokrat yang memiliki perjalanan karier panjang sebelum memimpin Kabupaten Sukoharjo.
Karier Politik Bupati Sukoharjo
Perempuan kelahiran Solo, 15 Maret 1963, itu mengenyam pendidikan dasar hingga menengah di wilayah Surakarta dan Sukoharjo. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Sarjana di Universitas Surakarta pada 2010, sebelum meraih gelar Magister di STIE AUB Surakarta pada 2018.
Sebelum terjun ke dunia politik, Etik menghabiskan lebih dari dua dekade berkarier di Bank Bumi Arta Surakarta, mulai 1983 hingga 2010.
Karier politiknya terus berkembang hingga terpilih sebagai Bupati Sukoharjo periode 2021-2025. Pada Pilkada 2024, ia kembali memenangkan pemilihan dan melanjutkan kepemimpinannya untuk periode 2025-2030.
Selain aktif di pemerintahan, Etik juga pernah mengemban tugas sebagai Bunda PAUD Kabupaten Sukoharjo dan menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Manggala Karya Kencana dari BKKBN dan Anugerah PAUD Tingkat Nasional.
Kemudian Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, hingga penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).
*Harta Kekayaan Bupati Sukoharjo*
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 27 Maret 2026 untuk periode pelaporan 2025, total kekayaan Etik Suryani tercatat mencapai 9 miliar, tepatnya Rp9.119.012.976.
Aset terbesarnya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp4,89 miliar yang tersebar di Kabupaten Sukoharjo dan Wonogiri.
Selain properti, Etik juga melaporkan kepemilikan tiga kendaraan, yakni dua mobil Toyota keluaran 1977 dan 1980 serta satu unit Toyota Vellfire tahun 2010 dengan nilai keseluruhan sekitar Rp475 juta.
Dalam laporan tersebut juga tercatat harta bergerak lainnya senilai Rp2,778 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp973 juta, sehingga total kekayaannya mencapai lebih dari Rp9,1 miliar.
KPK hingga kini masih memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. (dul)
