Direksi Baru PLN Enjiniring Ditetapkan, Siap Kawal RUPTL 2025–2034 dan Net Zero Emissions

PLN Enjiniring menetapkan jajaran direksi baru sebagai langkah memperkuat transformasi perusahaan. Kepemimpinan baru diharapkan mendorong inovasi, mendukung transisi energi, dan memperkuat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:00 WIB
Direksi Baru PLN Enjiniring Ditetapkan, Siap Kawal RUPTL 2025–2034 dan Net Zero Emissions
Direktur Utama PLN Enjiniring periode sebelumnya, Chairani Rachmatullah (kiri), secara simbolis melakukan estafet kepemimpinan kepada Direktur Utama PLN Enjiniring, Handy Wihartady (kanan). Foto: PLN Enjiniring for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Enjiniring memasuki fase baru dalam perjalanan bisnisnya setelah pemegang saham menetapkan susunan direksi yang baru.

Pergantian kepemimpinan ini diproyeksikan menjadi momentum untuk memperkuat transformasi perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pengembangan sektor ketenagalistrikan nasional.

Sekretaris Perusahaan PLN Enjiniring, Anita Widyiastuti, mengatakan perubahan struktur direksi bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan mempercepat agenda transformasi yang telah berjalan.

Menurutnya, berdasarkan keputusan pemegang saham, Handy Wihartady dipercaya sebagai Direktur Utama.

Adapun, Ardhi Tartahadi menjabat Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha, Warsono mengemban amanah sebagai Direktur Enjiniring, dan Martono ditunjuk sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Human Capital.

“Dengan komposisi kepemimpinan tersebut, PLN Enjiniring menargetkan penguatan posisinya sebagai Engineering Excellence Center di lingkungan PLN Group,” katanya dalam keterangan diterima pada Kamis (2/7/2026).

“Perusahaan juga berkomitmen menghadirkan layanan enjiniring yang semakin inovatif, terintegrasi, dan mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, berbagai program strategis akan terus diarahkan untuk mendukung implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, percepatan transisi menuju energi bersih, hingga pembangunan sistem kelistrikan yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan.

Lanjutnya, selain menjalankan fungsi konsultasi enjiniring, PLN Enjiniring juga memperkuat perannya sebagai guardian spending di lingkungan PLN Group.

“Melalui kajian teknis, perencanaan, serta solusi enjiniring yang komprehensif. Perusahaan berupaya memastikan setiap investasi di sektor ketenagalistrikan berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada kesempatan yang sama, PLN Enjiniring juga menyampaikan apresiasi kepada Chairani Rachmatullah atas dedikasi selama memimpin perusahaan sebagai Direktur Utama.

Di bawah kepemimpinannya, perusahaan dinilai berhasil memperkuat fondasi transformasi, meningkatkan kapasitas enjiniring, serta memperluas kontribusi dalam berbagai proyek strategis ketenagalistrikan nasional.

Penghargaan serupa diberikan kepada Kurnia Rumdhony yang selama menjabat Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha yang telah berkontribusi dalam memperluas pasar.

Ia juga dinilai memperkuat portofolio bisnis, dan membangun berbagai kolaborasi strategis yang mendukung daya saing perusahaan.

Ke depan, estafet kepemimpinan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi seluruh insan PLN Enjiniring dalam mewujudkan visi perusahaan sebagai penyedia solusi enjiniring terintegrasi yang terpercaya dan berdaya saing global.

“Dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, profesionalisme, dan tata kelola yang baik, PLN Enjiniring optimistis mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap ketahanan energi nasional serta pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” pungkasnya. (fer)