Harga Minyak Tembus USD118! Pertamina Siapkan Strategi Jaga Pasokan BBM Nasional

Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah membuat pasar energi global bergejolak. Pertamina menyiapkan langkah strategis untuk menjaga pasokan BBM nasional tetap stabil.

Jumat, 13 Maret 2026 - 9:15 WIB
Harga Minyak Tembus USD118! Pertamina Siapkan Strategi Jaga Pasokan BBM Nasional
Truk tangki milik Pertamina mengangkut bahan bakar minyak untuk didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Foto: Pertamina for Hallonews

HALLONEWS.ID – Lonjakan harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah mulai memengaruhi pasar energi global. Harga minyak mentah bahkan sempat menembus USD118 per barel, level tertinggi sejak pertengahan 2022.

Merespons kondisi tersebut, Pertamina mulai menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan energi di dalam negeri.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan perusahaan terus memantau pergerakan harga minyak global secara ketat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

“Pertamina terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah agar kebijakan energi nasional tetap adaptif di tengah ketidakpastian pasar,” ujar Baron, Jumat (13/3/2026).

Dampak Konflik Timur Tengah

Lonjakan harga energi global dipicu meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan minyak global, terutama karena kawasan Teluk menjadi salah satu pusat produksi energi dunia.

Harga minyak mentah jenis Brent crude oil bahkan sempat menyentuh USD118 per barel pada 9 Maret, yang menjadi level tertinggi sejak Juni 2022.

Pertamina Optimalkan Efisiensi

Dalam menghadapi kondisi pasar energi yang tidak menentu, Pertamina mengoptimalkan efisiensi operasional di seluruh lini bisnis perusahaan.

Langkah tersebut mencakup kegiatan di sektor hulu, pengolahan, hingga distribusi energi ke masyarakat.

Menurut Baron, strategi tersebut dilakukan agar perusahaan tetap mampu menjaga stabilitas pasokan energi di tengah fluktuasi harga minyak global.

Pasokan BBM Dipastikan Aman

Meski harga minyak dunia mengalami lonjakan tajam, Pertamina memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Indonesia tetap berjalan normal.

Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga, termasuk bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Pasokan BBM nasional tetap aman dan distribusi energi kepada masyarakat berjalan normal,” kata Baron.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas energi nasional di tengah tekanan pasar global yang masih dipengaruhi dinamika geopolitik. (fer)