Bekasi Siap Sambut Mudik 2026, Ini 3 Jalur Favorit Pemudik Motor Menuju Jawa

Pemkot Bekasi memastikan tiga jalur utama mudik siap dilintasi. Sekitar 80 persen pemudik motor diprediksi melintasi jalur tengah via Jalan Kalimalang menuju Pantura.

Jumat, 13 Maret 2026 - 9:30 WIB
Bekasi Siap Sambut Mudik 2026, Ini 3 Jalur Favorit Pemudik Motor Menuju Jawa
Pengendara sepeda motor melintas di jalur mudik Jalan Kalimalang, Kota Bekasi, yang menjadi salah satu rute favorit pemudik menuju jalur Pantura dan wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Foto: Hallonews/Abdullah M Surjaya

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan seluruh jalur utama yang biasa dilintasi pemudik telah siap digunakan menjelang arus mudik Idulfitri 2026.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan sejumlah perbaikan jalan telah dilakukan secara bertahap agar perjalanan pemudik menuju wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur dapat berlangsung lancar.

“Semua jalur mudik di Kota Bekasi sudah bisa dilalui pemudik. Kondisi jalan sudah baik dan mulus karena sudah kita perbaiki secara bertahap maupun permanen,” ujar Tri, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, meskipun masih terdapat beberapa titik yang memerlukan perbaikan minor, secara keseluruhan jalur mudik di Bekasi sudah aman untuk dilalui kendaraan.

Jalur Kalimalang Jadi Favorit

Di Kota Bekasi terdapat tiga jalur utama yang hampir setiap tahun menjadi favorit pemudik, terutama pengendara sepeda motor dari arah Jakarta dan sekitarnya.

Jalur pertama adalah jalur tengah yang melintasi Jalan Kalimalang, kemudian menuju Jalan KH Noer Ali, Jalan Mayor Hasibuan, hingga Jalan Chairil Anwar sebelum terhubung dengan jalur Pantai Utara Jawa.

Tri menyebut jalur ini menjadi lintasan paling padat setiap musim mudik.

“Sekitar 80 persen pemudik sepeda motor dari arah Jakarta, Banten, hingga Sumatera melintasi jalur ini untuk menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujarnya.

Jalur Utara Bekasi

Jalur kedua adalah jalur utara, yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Bekasi.

Rute ini dimulai dari Jalan Sultan Agung, kemudian melewati Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Cut Meutia, hingga Jalan Ir. H. Juanda sebelum menuju Jalan Diponegoro Tambun di perbatasan Kabupaten Bekasi.

Jalur ini juga kerap digunakan pemudik untuk menuju kawasan Pantura.

Jalur Alternatif Narogong

Selain dua jalur utama tersebut, terdapat pula jalur alternatif melalui Jalan Raya Siliwangi Narogong.

Namun jalur ini umumnya digunakan pemudik yang menuju wilayah Bogor, Puncak, hingga Cipanas.

“Jalan Raya Siliwangi di Narogong lebih merupakan jalur alternatif menuju Bogor, Puncak, dan Cipanas, sehingga kenaikan volume lalu lintasnya tidak terlalu tinggi saat mudik,” jelas Tri.

Imbauan untuk Pemudik

Pemerintah Kota Bekasi mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan dan mematuhi rambu lalu lintas.

Tri juga mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan mudik.

Dengan kesiapan jalur mudik tersebut, diharapkan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman selama periode mudik Lebaran 2026. (dul)