Legenda R&B Peabo Bryson Meninggal Dunia, Wariskan Deretan Lagu Ikonik dan Kenangan Abadi
Legenda R&B Peabo Bryson meninggal dunia di usia 75 tahun. Peraih dua Grammy Awards itu meninggalkan warisan lagu-lagu ikonik, termasuk soundtrack Disney yang dikenang lintas generasi.

HALLONEWS.ID – Dunia musik internasional berduka. Penyanyi legendaris genre R&B, Peabo Bryson, meninggal dunia di usia 75 tahun pada Rabu (3/6/2026).
Kabar duka tersebut disampaikan oleh pihak keluarga melalui pernyataan resmi yang mengenang perjalanan karier dan kontribusinya yang luar biasa selama lebih dari lima dekade di industri musik.
Peabo Bryson dikenal sebagai sosok di balik sejumlah lagu hit yang mewarnai perjalanan musik dunia sejak era 1970-an hingga 2010-an. Beberapa karya populernya antara lain Feel the Fire, I’m So Into You, Can You Stop the Rain, If Ever You’re In My Arms Again, hingga Reaching for the Sky.
Dalam pernyataannya, keluarga menyebut suara khas Bryson telah menjadi bagian dari berbagai momen berharga dalam kehidupan banyak orang selama puluhan tahun.
“Selama lebih dari lima dekade, suara luar biasa Peabo menjadi pengiring berbagai momen paling berkesan dalam kehidupan banyak orang,” tulis keluarga dalam pernyataan yang dikutip, Rabu.
Ia menambahkan bahwa karya-karya Bryson telah menemani berbagai generasi melalui kisah cinta, perayaan kebahagiaan, hingga saat-saat penuh penghiburan dan inspirasi.
“Musiknya menemani banyak generasi dalam berbagai momen istimewa. Warisan yang ditinggalkannya akan selalu hidup di hati para penggemar dan semua orang yang pernah tersentuh oleh lagunya,” lanjut pernyataan itu.
Peabo Bryson merupakan salah satu penyanyi yang sukses mengukir prestasi di ajang Grammy Awards. Ia meraih dua penghargaan Grammy berturut-turut pada 1992 dan 1993 berkat lagu duet yang menjadi bagian dari film animasi Disney yang sangat populer.
Penghargaan pertama diraihnya bersama Celine Dion melalui lagu tema film Beauty and the Beast berjudul Beauty and the Beast. Setahun kemudian, ia kembali memenangkan Grammy lewat duet bersama Regina Belle dalam lagu A Whole New World yang menjadi soundtrack film Aladdin.
Keluarga mengaku kehilangan sosok yang tidak hanya dikenal karena bakat musiknya, tetapi juga karena kepribadiannya yang hangat dan murah hati.
“Meski hati kami hancur, kami merasa terhibur karena mengetahui betapa besar cinta yang diberikan kepada Peabo dan betapa banyak kehidupan yang disentuh oleh suaranya serta kebaikan hatinya,” tulis keluarga.
Sebelum wafat, Bryson masih aktif tampil di atas panggung. Pada Mei lalu, ia sempat menggelar konser bersama Jeffrey Osborne di negara bagian Georgia, Amerika Serikat.
Ia juga dijadwalkan menjalani sejumlah pertunjukan dalam rangka tur Golden Touch, yang dirancang untuk merayakan lebih dari 50 tahun perjalanan kariernya di industri musik.
Beberapa bulan sebelum meninggal dunia, tepatnya pada April 2026, Bryson baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-75. Momen tersebut sempat ia bagikan melalui media sosial dengan menampilkan kebersamaan bersama keluarga dan sahabat-sahabat terdekatnya.
Kepergian Peabo Bryson menutup perjalanan panjang seorang musisi yang telah memberikan warna penting dalam sejarah musik R&B dunia. Namun karya-karyanya dipastikan akan terus hidup dan dikenang oleh generasi penggemar di seluruh dunia. (agn)
