Semangat Kartini di Era Digital: Perempuan Kurir Shopee Raup Peluang Baru
Semangat Kartini di era digital ditunjukkan perempuan kurir Shopee yang mengikuti pelatihan untuk mengembangkan peluang ekonomi melalui platform digital dan kreator affiliate.

HALLONEWS.ID — Semangat Hari Kartini tahun 2026 terasa lebih relevan di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital. Hal ini tercermin dari langkah puluhan perempuan kurir yang kini mulai merambah peluang baru bersama Shopee Indonesia.
Melalui kolaborasi dengan mitra logistik seperti Anteraja, JNE, Pos Indonesia, SiCepat, dan SPX Express, para kurir perempuan mendapatkan akses pelatihan untuk mengembangkan potensi di dunia digital.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus UMKM Shopee Jakarta ini menjadi ruang belajar sekaligus titik awal transformasi. Para peserta tidak hanya dibekali keterampilan dasar membuka toko online, tetapi juga diajak memahami peluang sebagai kreator affiliate dan pemanfaatan platform Mitra Shopee.
Data Badan Pusat Statistik mencatat lebih dari 37 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Angka ini menunjukkan peran strategis perempuan dalam menopang ekonomi keluarga. Namun, tanpa literasi digital yang memadai, peluang tersebut sulit dimaksimalkan.
Director of Business Partnership Shopee Indonesia, Daniel Minardi, menegaskan bahwa makna emansipasi saat ini berkembang seiring kemajuan teknologi. Menurutnya, perempuan perlu mendapatkan akses dan dukungan agar mampu bersaing di era digital.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka peluang baru bagi perempuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Salah satu peserta, Riska Kurniasari dari Anteraja, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru. Ia mulai tertarik menjadi kreator affiliate untuk menambah penghasilan di luar pekerjaannya sebagai kurir.
Hal serupa disampaikan Novia Rahmadani dari Pos Indonesia. Ia menilai dunia digital memberikan fleksibilitas yang sebelumnya sulit didapatkan. Dengan pemahaman baru tentang pembuatan konten dan evaluasi performa, ia semakin percaya diri mencoba peluang tersebut.
Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari para mitra logistik. Pemberdayaan perempuan dinilai berdampak luas, tidak hanya bagi individu, tetapi juga kesejahteraan keluarga.
Di tengah tantangan zaman, para perempuan kurir ini menjadi simbol Kartini masa kini—adaptif, mandiri, dan berani mengambil peluang baru di era digital.(srv)
