ESDM Bongkar Penyebab Listrik Padam Jakarta, Bukan Karena Pasokan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut gangguan listrik di Jakarta berasal dari sisi pembangkit, bukan kekurangan pasokan.

HALLONEWS ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa gangguan listrik yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh masalah pada sisi pembangkit.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menegaskan bahwa pemadaman tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan bahan baku energi.
“Pemadaman listrik di Jakarta dan sekitarnya diduga disebabkan adanya gangguan pada pembangkit, bukan pada kekurangan pasokan,” ujar Tri di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Tri menambahkan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan sistem kelistrikan kembali stabil dan pelayanan kepada masyarakat pulih sepenuhnya.
Proses pemulihan listrik masih berlangsung secara bertahap. Sejumlah wilayah dilaporkan telah kembali mendapatkan aliran listrik, meskipun belum sepenuhnya normal.
Setelah kondisi sistem kembali pulih, tim akan melanjutkan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti gangguan tersebut.
“Saat ini pemulihan sudah dilakukan secara bertahap, beberapa wilayah sudah menyala. Kami masih fokus pada pemulihan agar pelayanan kepada pelanggan kembali normal. Tim akan melakukan investigasi penyebab kejadian,” tandasnya
Sebelumnya PT PLN (Persero) tengah melakukan pemulihan sistem kelistrikan akibat gangguan yang terjadi di sebagian wilayah Jakarta sejak pukul 10.25 WIB.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Haris Andika, menyampaikan bahwa proses penormalan pasokan listrik dilakukan secara simultan, baik melalui sistem kontrol maupun penanganan langsung di lapangan sejak awal gangguan terjadi.
“Tim teknis kami saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan. Paralel dengan proses pemulihan, PLN juga menelusuri sumber penyebab gangguan yang terjadi,” ujar Haris dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga saat ini, seluruh personel masih bersiaga penuh guna mempercepat proses pemulihan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal. (agn)
