Usai Dilantik Prabowo, Sudaryono Langsung Tancap Gas Pimpin Rapat Perdana di BGN

Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Sudaryono langsung memimpin rapat perdana di Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:15 WIB
Usai Dilantik Prabowo, Sudaryono Langsung Tancap Gas Pimpin Rapat Perdana di BGN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono disambut jajaran pimpinan utama setibanya di kantor BGN, Jakarta. Foto: Hallonews/Prana

HALLONEWS.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, langsung memimpin rapat perdana di kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026), usai resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Pelantikan tersebut menandai pergantian kepemimpinan di BGN setelah Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN.

Sudaryono tiba di kantor BGN sekitar pukul 17.20 WIB. Kedatangannya disambut jajaran pimpinan utama, di antaranya Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN Trenggono, serta Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumadana.

Setibanya di lobi kantor BGN, Sudaryono sempat menyapa awak media. Namun, ia menyampaikan bahwa seluruh keterangan terkait pelantikannya telah disampaikan dalam konferensi pers di Istana Negara sebelum menuju kantor BGN.

“Tadi kan sudah konferensi pers di Istana Negara, langsung melaksanakan rapat,” ujar Sudaryono kepada wartawan.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif. Dengan jabatan barunya tersebut, Sudaryono dipastikan tidak lagi merangkap sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Menurut Prasetyo, Presiden memilih Sudaryono karena telah terlibat sejak awal dalam penyusunan konsep hingga pembahasan teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

Selain itu, pengalaman Sudaryono di Kementerian Pertanian dinilai menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan Program MBG, terutama dalam memastikan kesiapan rantai pasok dan ketersediaan bahan pangan di berbagai daerah.

Pemerintah berharap kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional mampu memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (agn)