Willy Aditya Desak Polisi Bongkar Motif Keji Penyiksaan dan Penyekapan Wanita di Bandung

Willy Aditya apresiasi penangkapan pelaku penyekapan di Bandung, mendesak polisi mengungkap motif dan menuntaskan kasus secara maksimal.

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB
Willy Aditya Desak Polisi Bongkar Motif Keji Penyiksaan dan Penyekapan Wanita di Bandung
Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya mendesak pihak kepolisian agar mengungkap motif penyekapan dan penyiksaan wanita di Bandung. Foto: DPR for Hallonews

HALLONEWS.ID – Kasus penyiksaan dan penyekapan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Bandung mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi XIII DPR, Willy Aditya. Ia memberikan apresiasi kepada kepolisian yang bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat (30), terduga pelaku yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.

Menurut Willy, perbuatan yang dilakukan pelaku tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

“Karena itu, dirinya menilai proses hukum harus berjalan tegas agar memberikan efek jera sekaligus memenuhi rasa keadilan bagi korban,” ujar Willy dalam keterangan tertulis yang dikutip, Kamis (25/6/2026).

Selain mengapresiasi langkah cepat aparat, Willy meminta penyidik mendalami latar belakang dan motif di balik aksi kekerasan yang dilakukan Taufik. Ia menekankan pentingnya pengungkapan fakta secara menyeluruh agar kasus tersebut dapat ditangani secara maksimal dan transparan.

Willy juga mengajak masyarakat untuk memberi ruang kepada aparat penegak hukum dalam mengusut perkara ini secara mendalam.

Menurutnya, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya unsur pengabaian atau keterlibatan pihak lain, termasuk aktor negara, maka pendekatan hukum yang lebih luas dapat diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, ia menilai kasus tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kemampuan pelaku berpindah-pindah lokasi sambil terus melakukan kekerasan terhadap korban dinilai menunjukkan masih rendahnya sensitivitas sosial terhadap tanda-tanda yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Karena itu, Willy mengingatkan pentingnya memperkuat kembali budaya saling peduli dan menjaga antarwarga. Menurutnya, kewaspadaan dan kepedulian sosial dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa di masa mendatang. (agn)