Jelang Setahun Menjabat, Wali Kota Bogor Rotasi Ratusan ASN dan Pejabat
Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah tanpa harus menunggu persoalan menjadi viral terlebih dahulu. Di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil.

HALLONEWS.ID – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin melakukan rotasi dan promosi terhadap 245 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Rabu (11/2/2026).
Pelantikan yang digelar di Plaza Balai Kota Bogor itu meliputi pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas.
Dalam sambutannya, Dedie menyampaikan apresiasi atas pengabdian para pejabat pada jabatan sebelumnya serta mengucapkan selamat kepada mereka yang mendapat amanah baru.
Menurutnya, pergeseran jabatan tersebut merupakan bagian dari tour of duty, mengingat terdapat sejumlah pejabat yang telah menempati posisi selama tiga hingga lebih dari lima tahun.
“Sehingga ini menjadi bagian kita untuk menyehatkan organisasi, kemudian menguatkan komitmen dalam rangka memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Kota Bogor,” ujar Dedie.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie juga menyampaikan arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto yang diterima dalam rapat koordinasi sebelumnya, yakni pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pembenahan transportasi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

Kepada para lurah, Dedie meminta agar lebih mengenal warganya secara mendalam, termasuk mengetahui kondisi sosial dan kesehatan masyarakat di wilayahnya.
“Lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah tanpa harus menunggu persoalan menjadi viral terlebih dahulu.
“Di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil. Jadi harus mengenal warganya, termasuk anak-anak difabel, autis, tunanetra, dan tunarungu. Semua harus kita pahami dan ketahui,” ucapnya.
Dorong Peningkatan Pendapatan Daerah
Secara khusus, Dedie juga menyampaikan terima kasih kepada Deni Hendana yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor dan kini menempati jabatan baru.
Ia berharap pejabat baru Bapenda, Abdul Wahid, segera melakukan langkah perbaikan dan peningkatan pendapatan daerah guna mendukung percepatan pembangunan.
“Saya berharap dapat segera melaksanakan langkah-langkah perbaikan, pembenahan, serta peningkatan pendapatan agar target capaian Pemkot Bogor yang nantinya akan kita pakai sebagai modal pembangunan dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Rotasi dan promosi ini dilakukan menjelang satu tahun masa kepemimpinan Dedie–Jenal di Kota Bogor. (opy)
