Polres Bogor Larang Sahur Keliling, Siapkan Patroli Gabungan Selama Ramadan

Polres Bogor mengimbau warga tidak melakukan sweeping maupun Sahur on the Road selama Ramadan 2026. Patroli gabungan digelar setiap malam untuk menjaga kamtibmas dan mencegah gangguan keamanan.

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:00 WIB
Polres Bogor Larang Sahur Keliling, Siapkan Patroli Gabungan Selama Ramadan
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Polres Bogor meminta masyarakat untuk tidak melakukan razia sendiri atau sweeping hingga Sahur on the Road (SOTR) selama Ramadan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Bogor akan menggelar patroli gabungan selama bulan suci Ramadhan.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto meminta masyarakat agar memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbanyak kegiatan yang bernilai ibadah dan positif.

Menurutnya, aktivitas seperti berkeliling jalan tanpa tujuan saat Ramadan berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dari pada keliling tanpa tujuan di jalan yang berpotensi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik diganti dengan kegiatan yang sifatnya positif, misal tadarus Al Qur’an di masjid maupun mengikuti kajian keagamaan,” kata Wikha Ardilestanto, Kamis, 19 Februari 2026 malam kepada wartawan.

Ia menilai kegiatan keagamaan tersebut jauh lebih bermanfaat serta dapat meningkatkan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, dibanding SOTR.

Selain mengimbau masyarakat, Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan adanya aksi sweeping yang dilakukan kelompok tertentu.

Untuk itu, jajaran Polres Bogor akan menggelar patroli gabungan setiap malam selama Ramadhan.

Patroli melibatkan personel Satuan Samapta, Satuan Lantas, serta dukungan Brimob Kedunghalang yang disiagakan di sejumlah titik rawan.

“Otomatis kegiatan patroli itu menghindari terjadinya aksi-aksi yang tidak diinginkan seperti sweeping dan sebagainya, Patroli dilaksanakan selama sebulan penuh,” ungkapnya.

Terkait masih adanya kelompok bermotor yang melakukan SOTR, ia mengaku polisi akan mengedepankan langkah persuasif.

Petugas akan mendatangi dan memberikan imbauan agar kegiatan SOTR tidak menimbulkan potensi lain seperti balap liar maupun keributan di jalan. (opy)