PSI Kota Bogor Terima Bantuan Laptop dan Smart TV, Perkuat Mesin Partai Menuju Perebutan Kursi DPR RI Jabar III
DPD PSI Kota Bogor menerima bantuan 7 laptop dan 1 Smart TV dari DPP sebagai penguatan struktur partai sekaligus persiapan menghadapi Pemilu 2029 di Dapil Jawa Barat III

HALLONEWS.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Kota Bogor menerima bantuan fasilitas kerja berupa tujuh unit laptop dan satu unit Smart TV dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai bagian dari penguatan mesin partai menuju kontestasi politik di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat III.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Bidang Advokasi dan Litigasi DPP PSI, Irfan Aghasar, dalam agenda “Konsolidasi dan Halal Bihalal Pengurus DPD dan DPC se-Kota Bogor” yang digelar di Sekretariat DPD PSI Kota Bogor, Cilendek Barat, Sabtu (11/4/2026).
Ketua DPD PSI Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS), menyatakan bahwa bantuan tersebut menjadi dorongan signifikan bagi operasional partai, khususnya dalam memperkuat kerja-kerja administratif dan koordinasi di tingkat DPD dan DPC.
“Bantuan ini sangat membantu kerja organisasi, terutama dalam mempercepat konsolidasi dan penguatan struktur hingga ke bawah,” ujar STS.
Selain penyerahan fasilitas, kegiatan ini juga difokuskan pada evaluasi kesiapan struktur partai di tingkat kecamatan hingga kelurahan atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
STS menegaskan bahwa kelengkapan struktur hingga tingkat akar rumput menjadi syarat penting untuk menghadapi verifikasi partai politik sekaligus memenangkan pemilu.
“Setiap DPC harus memastikan DPRt terbentuk dan siap bekerja. Ini menjadi kunci agar PSI bisa lolos verifikasi dan kompetitif dalam pemilu,” jelas Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor ini.
Dalam kesempatan tersebut, Irfan Aghasar juga menegaskan kesiapan dirinya untuk maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Dapil Jawa Barat III yang meliputi Kota Bogor dan Cianjur.
Ia menekankan bahwa kerja politik tidak boleh dilakukan secara instan menjelang pemilu, melainkan harus dimulai jauh hari dengan pendekatan nyata kepada masyarakat.
“Kita tidak boleh hanya aktif saat pemilu. Dengan waktu sekitar 30 bulan, kita harus mulai bekerja, turun ke masyarakat, dan menghadirkan program nyata,” tegas Irfan.
Irfan juga menyoroti pentingnya kombinasi antara kerja sosial langsung dan pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan elektabilitas partai, khususnya di kalangan generasi muda.
Program-program seperti kewirausahaan bagi anak muda dan advokasi pendidikan disebut akan menjadi bagian dari strategi kampanye berbasis kebutuhan masyarakat.
Sekretaris DPD PSI Kota Bogor, Albert Roffy Aryus, menambahkan bahwa sinergi antara DPP dan DPD menjadi faktor krusial dalam mencapai target politik, baik di tingkat kota maupun nasional.
Ia menyebutkan bahwa PSI Kota Bogor menargetkan perolehan kursi legislatif sekaligus berkontribusi dalam perebutan kursi DPR RI di Dapil Jabar III.
“Dengan dukungan pusat dan kerja solid di daerah, kami optimistis bisa mencapai target, termasuk berkontribusi untuk kursi DPR RI,” pungkasnya. (opy)
