Sepuluh Ribu Warga Kota Bogor Putus Sekolah, Disdik Siapkan 2.000 Beasiswa

Dinas Pendidikan Kota Bogor mencatat 10 ribu warga putus sekolah. Pemkot siapkan 2.000 kuota beasiswa untuk warga kurang mampu dan rentan.

Minggu, 12 April 2026 - 18:35 WIB
Sepuluh Ribu Warga Kota Bogor Putus Sekolah, Disdik Siapkan 2.000 Beasiswa
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi (Dok Hallonews)

HALLONEWS.ID – Persoalan putus sekolah masih menjadi tantangan serius di Kota Bogor. Dinas Pendidikan (Disdik) mencatat sekitar 10 ribu warga tidak melanjutkan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, mengungkapkan angka tersebut berasal dari tiga kelompok utama.

“Pertama mereka yang drop out (DO), kemudian yang tidak melanjutkan pendidikan dari jenjang SD ke SMP atau ke SMA, dan yang ketiga adalah mereka yang belum pernah sekolah sama sekali,” kata Herry dikutip wartawan media ini Minggu (12/4/2026).

Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kota Bogor menyiapkan program beasiswa pendidikan dengan kuota mencapai 2.000 siswa.

Program ini ditujukan khusus bagi warga yang tidak diterima di sekolah negeri, sekaligus untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas.

“Ini semangatnya membuka akses pendidikan buat warga Kota Bogor, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ujar Herry.

Herry menjelaskan, penerima beasiswa diprioritaskan bagi masyarakat dari kelompok ekonomi desil lima ke bawah.
Namun, kesempatan juga terbuka bagi siswa berprestasi.

Selain itu, program ini turut menyasar kelompok rentan yang mengalami kondisi darurat ekonomi, seperti orang tua yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau meninggal dunia.

“Misalnya orang tuanya kena PHK atau meninggal sehingga tidak ada pemasukan, mereka akan kami akomodir dalam kuota 2.000 tersebut,” terangnya.

Pemerintah Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah.

Program beasiswa ini diharapkan menjadi salah satu solusi konkret dalam membantu warga melanjutkan pendidikan.

“Intinya ini adalah upaya pemerintah kota untuk meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah di Kota Bogor,” pungkas Herry. (opy)