Banjir Rendam Permukiman di Tegallega Bogor, Puluhan Rumah Terdampak
Banjir akibat luapan Sungai Ciparigi merendam permukiman di Tegallega, Bogor. Sekitar 20 rumah terdampak, warga masih melakukan evakuasi mandiri

HALLONEWS.ID – Banjir kembali melanda kawasan permukiman warga di RW 04, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, pada Rabu (15/4/2026) malam.
Dampak banjir ini, akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor sejak sore hingga malam.
Air yang masuk ke dalam rumah menyebabkan kerusakan pada berbagai perabotan, sementara warga masih berupaya membersihkan sisa genangan dan lumpur secara mandiri.
Berdasarkan kondisi di lapangan, sejumlah warga terlihat berusaha menguras air dari dalam rumah menggunakan peralatan sederhana.
Selain genangan, lumpur yang terbawa arus turut mengotori lantai hingga dinding rumah, meninggalkan noda cokelat di hampir seluruh bagian bangunan.
Wilayah terdampak merupakan kawasan padat penduduk yang berada di sekitar aliran Sungai Ciparigi.
Akses menuju lokasi relatif terbatas karena harus melewati gang-gang sempit, sehingga menyulitkan proses penanganan.
Salah satu warga, Budi (51), mengatakan air mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Ia mengaku sudah memperkirakan potensi banjir, mengingat kejadian serupa kerap terjadi.
“Waktu saya sampai di rumah, air sudah setinggi dada,” ujarnya Kamis (16/4/2026) dikutip wartawan media ini.
Menurut Budi, banjir kali ini merupakan yang terbesar dibandingkan peristiwa sebelumnya. Ia menduga luapan Sungai Ciparigi yang dipicu curah hujan tinggi menjadi penyebab utama.
Meski sebagian barang telah diamankan ke tempat lebih tinggi, sejumlah perabot dan perangkat elektronik tetap terdampak.
Ia memperkirakan sekitar 20 rumah di wilayahnya mengalami dampak dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.
Sementara itu, Lurah Tegallega, Herdi Suhardiman, membenarkan bahwa banjir di kawasan tersebut sering terjadi.
Ia menyebut salah satu faktor penyebab adalah menyempitnya aliran sungai, yang diduga akibat keberadaan bangunan di sekitarnya.
Selain RW 04, banjir juga dilaporkan berdampak pada beberapa wilayah lain di Kelurahan Tegallega, dengan total mencapai sedikitnya lima RW.
Hingga kini, pihak kelurahan masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah rumah yang terdampak secara keseluruhan. (opy)
