Kinerja Moncer, Pemprov DKI Jakarta Raih Penghargaan Bergengsi dari Kemendagri
Rano Karno berharap prestasi itu dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta efektivitas pembangunan di Ibu Kota.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah menerima Piagam Penghargaan Prestasi Pemerintah Daerah dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025.
Dalam penilaian itu, Pemprov DKI Jakarta meraih skor 3,6762 dan masuk kategori kinerja tinggi.
Piagam penghargaan diterima langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).
“Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,” ujar Wagub Rano Karno pada Selasa (28/4/2026).
Rano berharap prestasi itu dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta efektivitas pembangunan di Ibu Kota.
“Pemprov DKI akan terus menjaga pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata Rano.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengatakan seluruh kepala daerah yang hadir dalam peringatan tersebut mampu berinovasi dalam menjalankan program-program.
“Para kepala daerah mampu menjawab tantangan melalui inovasi dan capaian kerja yang terukur, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penanganan kemiskinan, hingga pengurangan pengangguran,”tukasnya.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga menggelar upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Balai Kota Jakarta.
Upacara dipimpin Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto.
Dalam amanat yang dibacakan, tema Hari Otonomi Daerah 2026 yakni Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita dinilai mencerminkan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal dengan tetap bersinergi bersama pemerintah pusat. (fer)
