Ribuan Penumpang Menumpuk di Senen, Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kecelakaan kereta di Bekasi Timur tewaskan 4 orang. Hingga Selasa malam, ribuan penumpang masih memadati Stasiun Senen akibat perjalanan dihentikan.

Selasa, 28 April 2026 - 23:39 WIB
Ribuan Penumpang Menumpuk di Senen, Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Para penumpang kereta luar kota tampak masih menunpuk di Statsiun Senen karena sejumlah perjalanan dibatalkan pihak KAI. (dok Hallonews)

HALLONEWS.ID – Hingga Selasa (28/4/2026) malam, ribuan calon penumpang masih memadati Stasiun Pasar Senen, Jakarta, setelah perjalanan kereta api lumpuh total akibat kecelakaan hebat di Stasiun Bekasi Timur. Penumpukan terjadi karena seluruh perjalanan dari dan menuju Bekasi dihentikan sementara.

Pantauan di lokasi menunjukkan para penumpang tampak menunggu kepastian keberangkatan. Sebagian memilih bertahan di area stasiun, sementara lainnya mencari alternatif transportasi.

Insiden kecelakaan yang terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB, antara CommuterLine dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyebabkan kerusakan parah pada gerbong serta mengakibatkan korban jiwa.

PT KAI mengambil langkah penghentian operasional demi keselamatan dan kelancaran proses evakuasi.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan kebijakan tersebut mencakup perjalanan dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir.

“Saat ini operasional kereta api untuk sementara kami hentikan, baik dari Pasar Senen maupun Gambir,” ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 15 penumpang dinyatakan meninggal dunia dan 80 lebih mengalami luka-luka. Sementara seluruh penumpang Kereta Argo Bromo Anggrek yang berjumlah sekitar 240 orang dipastikan selamat dan telah dievakuasi menggunakan bus menuju Stasiun Gambir.

Proses evakuasi di lokasi kejadian berlangsung dramatis. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyebut masih ada korban yang terjebak di dalam gerbong yang rusak parah.

“Ada sekitar enam hingga tujuh orang yang masih terjepit di gerbong paling belakang CommuterLine,” katanya.

Hingga Selasa malam, petugas gabungan masih terus berjibaku di lokasi untuk mengevakuasi korban dan memulihkan jalur kereta. (wib)