Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City di Akhir Musim 2025/2026
Pep Guardiola resmi mengakhiri masa kepelatihannya bersama Manchester City pada akhir musim 2025/2026 setelah mempersembahkan 20 trofi selama satu dekade.

HALLONEWS.ID — Era kepelatihan Pep Guardiola bersama Manchester City dipastikan berakhir pada penghujung musim 2025/2026.
Klub asal Manchester tersebut mengumumkan bahwa Guardiola memutuskan meninggalkan jabatannya meski kontraknya masih tersisa hingga musim depan.
Pengumuman resmi disampaikan Manchester City pada Jumat, 22 Mei 2026. Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang Guardiola bersama The Citizens setelah hampir satu dekade menangani klub di Stadion Etihad.
Sejak bergabung pada 2016, Guardiola berhasil membawa perubahan besar terhadap performa Manchester City.
Di bawah arahannya, City berkembang menjadi salah satu klub paling dominan di Inggris maupun Eropa dengan karakter permainan menyerang yang konsisten.
Selama menangani Manchester City, pelatih asal Spanyol itu berhasil mempersembahkan 20 trofi bagi klub.
Raihan tersebut meliputi enam gelar Premier League, satu trofi UEFA Champions League, tiga Piala FA, serta lima Piala Liga Inggris.
Salah satu pencapaian terbesar Guardiola bersama Manchester City terjadi pada musim 2022/2023 saat tim berhasil meraih treble winners setelah menjuarai Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu musim.
Dalam pernyataan perpisahannya, Guardiola menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya selama berada di Manchester City.
Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan panjang klub dan bekerja bersama para pemain serta staf yang turut membantu menciptakan berbagai prestasi selama satu dekade terakhir.
Musim 2025/2026 menjadi musim terakhir Guardiola bersama City. Ia menutup kiprahnya dengan membawa tim finis sebagai runner-up Liga Inggris sekaligus meraih dua trofi domestik, yakni Piala FA dan Piala Liga Inggris.
Kepergian Guardiola diperkirakan akan menjadi awal perubahan besar bagi Manchester City.
Sosoknya dinilai memiliki pengaruh penting dalam membangun identitas permainan klub sekaligus menghadirkan periode paling sukses dalam sejarah The Citizens. (opy)
