AHY Serukan Alumni Taruna Nusantara Terjun ke Politik dan Pemerintahan

AHY mendorong alumni Taruna Nusantara aktif di politik dan pemerintahan. Menurutnya, perubahan bangsa hanya bisa diwujudkan lewat jalur kebijakan dan kekuasaan.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:30 WIB
AHY Serukan Alumni Taruna Nusantara Terjun ke Politik dan Pemerintahan
Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XI Ikastara di Wisma Senayan, kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Hallonews/Agung Nugroho).

HALLONEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak para Ikatan Alumni SMA Nusantara (Ikastara) untuk lebih aktif mengambil peran di ranah politik dan pemerintahan.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XI Ikastara di Wisma Senayan, kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Menurut AHY, jalur tersebut menjadi salah satu cara penting untuk mendorong perubahan dan pembangunan bangsa

Dalam sambutannya, AHY menilai selama ini banyak alumni Taruna Nusantara telah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari militer, birokrasi, hingga dunia usaha.

Namun, ia berharap ke depan semakin banyak alumni yang turut terlibat dalam pemerintahan maupun politik praktis.

“Saya berharap lebih banyak alumni Ikastara yang berkontribusi di pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar AHY.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menegaskan tidak ada yang keliru apabila sebagian alumni memilih menjadi politisi atau wakil rakyat. Menurutnya, proses politik tetap menjadi pintu utama lahirnya kebijakan publik di Indonesia.

AHY mengatakan banyak orang memandang negatif dunia politik, namun pada kenyataannya setiap keputusan strategis negara tetap diproses melalui mekanisme politik dan lembaga pemerintahan.

“Semua kebijakan publik pada akhirnya lahir dan dijalankan melalui proses politik,” katanya.

Ia juga menekankan transformasi sebuah negara tidak bisa dilepaskan dari peran birokrasi, pemerintahan, dan politik. Karena itu, keterlibatan sumber daya manusia yang berkualitas di sektor tersebut dinilai sangat penting.

Menurut AHY, alumni Taruna Nusantara memiliki kapasitas untuk menjadi penggerak perubahan di berbagai lini, termasuk dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan itu, AHY turut mendorong Ikastara membuka ruang kolaborasi lebih luas agar para alumninya dapat terus berkontribusi di berbagai profesi dan sektor strategis.

“Semua profesi itu mulia dan alumni Taruna Nusantara punya peluang besar untuk hadir di berbagai bidang pengabdian,” ujarnya. (agn)