Wali Kota Tangerang Buka Liga PSSI Tangerang 2026, Diikuti 2.400 Pesepak Bola Muda

Wali Kota Tangerang Sachrudin resmi membuka Liga PSSI Tangerang 2026 kelompok umur 13, 15, dan 17 tahun yang diikuti 80 tim dan 2.400 atlet muda.

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:15 WIB
Wali Kota Tangerang Buka Liga PSSI Tangerang 2026, Diikuti 2.400 Pesepak Bola Muda
Wali Kota Sachrudin secara resmi membuka Kompetisi Liga PSSI Tangerang Tahun 2026 untuk kelompok umur (KU) 13, 15, dan 17 tahun. Foto/Humas Pemkot Tangerang for Hallonews

HALLONEWS.ID – Wali Kota Sachrudin secara resmi membuka Kompetisi Liga PSSI Tangerang Tahun 2026 untuk kelompok umur (KU) 13, 15, dan 17 tahun. Kompetisi yang berlangsung mulai Mei hingga Juli 2026 itu menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan bakat bagi ribuan pesepak bola muda di Kota Tangerang.

Sebanyak 80 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan total sekitar 2.400 pemain. Rinciannya, kategori U-13 diikuti 32 tim dengan 960 atlet, kategori U-15 sebanyak 32 tim dengan 960 atlet, serta kategori U-17 yang diikuti 16 tim dengan 480 atlet.

Pertandingan akan digelar di tiga venue, yakni Stadion Mini Sudimara Ciledug, Stadion Mini Cipondoh, dan Stadion Mini Cibodas. Pembukaan kompetisi berlangsung meriah di Stadion Mini Cipondoh, Minggu (24/5/2026).

Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan bahwa Liga PSSI Tangerang bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan sarana pembinaan karakter dan mental generasi muda.

“Sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah. Sepak bola adalah proses pembelajaran dalam menghadapi tantangan kehidupan. Karena itu, minat dan bakat harus dibarengi kerja keras, sportivitas, dan disiplin tinggi,” ujar Sachrudin di hadapan para peserta dan official tim.

walkot tangerang1

Wali Kota Sachrudin secara resmi membuka Kompetisi Liga PSSI Tangerang Tahun 2026 untuk kelompok umur (KU) 13, 15, dan 17 tahun. Foto/Humas Pemkot Tangerang for Hallonews

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin bagi para atlet muda agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal. Menurutnya, banyak talenta muda gagal berkembang akibat kurangnya kedisiplinan dalam latihan maupun kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap adik-adik semua selalu disiplin, baik saat latihan maupun dalam aktivitas sehari-hari. Dengan begitu, bakat dan talenta yang dimiliki bisa berkembang sesuai harapan bersama,” katanya.

Sachrudin mencontohkan bentuk disiplin sederhana yang harus diterapkan para pemain, seperti datang tepat waktu saat latihan dan pertandingan serta menjaga kebersihan fasilitas olahraga.

Selain disiplin, Wali Kota Tangerang juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan dalam setiap pertandingan.

“Seorang atlet yang baik adalah atlet yang mampu menjunjung sportivitas dan menghargai lawannya. Dari situlah kemampuan dan kekuatan sejati seorang atlet akan tumbuh secara maksimal,” pungkasnya. (gin)