Sosok Nanik S Deyang, Kepala BGN yang Pernah Terseret Penyebaran Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Nama Nanik S Deyang kembali ramai diperbincangkan warganet. Publik menyoroti rekam jejaknya yang pernah dikaitkan dengan penyebaran informasi kasus Ratna Sarumpaet.

HALLONEWS.ID – Nama Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang kembali menjadi perhatian publik setelah dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).
Penunjukan tersebut menempatkan sosok yang dikenal sebagai jurnalis senior itu di salah satu posisi strategis pemerintahan yang mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di tengah sorotan atas jabatan barunya, warganet kembali mengingat peristiwa yang sempat menghebohkan Indonesia pada 2018, yakni kasus hoaks penganiayaan yang melibatkan Ratna Sarumpaet.
Saat kasus itu mencuat, nama Nanik ikut menjadi perhatian karena ia berada dalam lingkaran pendukung politik yang menerima informasi awal terkait pengakuan Ratna Sarumpaet.
Dalam perkembangan penyelidikan, Nanik sempat dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi untuk membantu mengungkap alur penyebaran informasi yang kemudian terbukti tidak benar tersebut.
Meski demikian, perjalanan karier Nanik tidak berhenti di sana. Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, itu terus aktif di berbagai bidang, mulai dari jurnalistik, organisasi sosial, hingga pemerintahan. Ia dikenal pernah berkarier sebagai wartawan di Tabloid Bangkit dan memimpin Kelompok Media Peluang sebelum terjun ke dunia politik dan kebijakan publik.
Lulusan Biologi Universitas Jenderal Soedirman dan magister Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu kemudian dipercaya mengemban sejumlah jabatan penting.
Sebelum memimpin BGN, ia menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi serta pernah menjadi Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Karier Nanik juga bersinggungan dengan dunia korporasi setelah ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero).
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang mengantarkannya ke posisi puncak di Badan Gizi Nasional.
Kini, tantangan besar berada di hadapannya. Sebagai Kepala BGN, Nanik memikul tanggung jawab memastikan program gizi nasional berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi jutaan anak Indonesia.
Perjalanan hidup Nanik menunjukkan bagaimana seorang figur publik dapat menghadapi berbagai fase, mulai dari sorotan, kontroversi, hingga kepercayaan untuk memimpin lembaga negara.
Di tengah perhatian publik yang terus mengawasi, langkah dan kebijakan yang diambilnya akan menjadi penentu dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Badan Gizi Nasional. (fer)
