Wakapolri Sambangi Warga yang Antre Berobat Gratis, Hipertensi Jadi Keluhan Terbanyak
Ratusan warga mendapat layanan kesehatan gratis, sementara hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan. Polri juga menyalurkan 500 paket bantuan sosial kepada masyarakat, termasuk anak yatim dan kaum dhuafa.

HALLONEWS.ID – Ratusan warga memadati Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, untuk mengikuti kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disambut antusias masyarakat.
Kehadiran Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menjadi perhatian tersendiri.
Di sela peninjauan, Wakapolri menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga yang tengah mengantre pemeriksaan kesehatan.
Dia menyapa masyarakat, menanyakan kondisi kesehatan mereka, serta memberikan semangat agar terus menjaga pola hidup sehat.
Menurut Wakapolri, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Ia menilai langkah deteksi dini sangat penting untuk mencegah berkembangnya berbagai penyakit yang berpotensi menurunkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan maupun pencegahan dapat dilakukan secara tepat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polri juga menyalurkan 500 paket bantuan sosial kepada masyarakat, termasuk anak yatim dan kaum dhuafa.
Selain itu, tersedia pembagian kacamata baca gratis, paket peningkat daya tahan tubuh, layanan konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga pemberian obat-obatan.
Kepala Satuan Kesehatan Pusdokkes Polri Kombes Pol dr. Alexy Oktoman Djohansjah menjelaskan seluruh fasilitas kesehatan telah dipersiapkan secara maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebanyak 40 tenaga kesehatan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas laboratorium, serta didukung empat unit ambulans.
Dari hasil pelayanan yang diberikan kepada 204 warga, hipertensi menjadi keluhan kesehatan terbanyak dengan 45 kasus.
Disusul infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebanyak 32 kasus, gastritis atau dispepsia 25 kasus, diabetes melitus 18 kasus, dermatitis 15 kasus, nyeri otot dan sendi 12 kasus, asam urat 10 kasus, dislipidemia 8 kasus, gangguan penglihatan 7 kasus, anemia 5 kasus, serta berbagai keluhan lainnya.
Temuan tersebut menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, khususnya untuk penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes yang membutuhkan pengawasan serta pengobatan berkelanjutan.
Masyarakat yang hadir mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan, mereka juga memperoleh edukasi mengenai upaya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.
Melalui kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan warga melalui aksi nyata yang manfaatnya dirasakan secara langsung. (min)
