DPRD DKI Dorong Penambahan Rusun, Hunian Terjangkau Dinilai Jadi Kebutuhan Mendesak
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mendorong percepatan pembangunan rumah susun dan hunian terjangkau untuk memenuhi kebutuhan warga di tengah keterbatasan lahan.

HALLONEWS.ID – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Yuke Yurike, menilai penyediaan rumah susun dan hunian dengan harga terjangkau harus menjadi prioritas pemerintah daerah di tengah semakin terbatasnya lahan untuk pembangunan rumah tapak.
“Jakarta kini membutuhkan lebih banyak hunian vertikal yang dapat dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah, baik melalui pembiayaan APBD maupun skema kerja sama di luar anggaran daerah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Ia menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan menambah pembangunan rumah susun.
Namun, kata Yuke, DPRD masih menunggu penjelasan mengenai lokasi, jumlah proyek, serta alokasi anggaran yang akan disiapkan, khususnya untuk pelaksanaan pada 2027.
“Pemanfaatan aset milik Pemprov DKI menjadi pilihan yang realistis untuk pembangunan rusun baru,” kata Yuke.
Lanjutnya, selain itu, konsep kawasan terpadu atau mixed-use juga dinilai layak dikembangkan agar fungsi hunian dapat terintegrasi dengan fasilitas umum seperti pasar, gelanggang olahraga, maupun layanan publik lainnya.
Menurutnya, kebutuhan rumah susun harus tersebar merata di seluruh wilayah Jakarta karena setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda.
“Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, misalnya, dinilai masih memerlukan tambahan rusun untuk mengurangi ketimpangan penyediaan hunian,” jelas Yuke.
Legislator Fraksi PDIP itu pun berharap penyediaan rumah susun tidak hanya berorientasi pada jumlah bangunan, tetapi juga memperhatikan kualitas lingkungan, kenyamanan penghuni.
“Kami harapkan penerapan konsep bangunan ramah lingkungan agar layak dihuni dalam jangka panjang,” pungkasnya. (fer)
