15 Hektare TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing

Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang belum padam. BNPB mengerahkan dua helikopter water bombing, menyiapkan modifikasi cuaca, dan mengevakuasi warga.

Rabu, 1 Juli 2026 - 9:48 WIB
15 Hektare TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing
Kondisi kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026). Foto: BNPB for Hallonews

HALLONEWS.ID – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih dilalap api hingga Rabu (1/7) pagi. Kebakaran telah berlangsung sejak Selasa (30/6) siang itu belum berhasil dikendalikan.

Bahkan, berpotensi meluas akibat cuaca panas serta embusan angin kencang. Menghadapi situasi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengambil langkah cepat untuk melakukan pemadaman.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menginstruksikan pengerahan personel ke lokasi untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah sekaligus mempercepat proses pemadaman di TPA Jatiwaringin.

“Upayakan segera dipadamkan. Kami kerahkan dua helikopter Water Bombing ke sana,” kata Suharyanto dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

Berdasarkan hasil asesmen sementara, proses pemadaman menghadapi tantangan berat. Material yang terbakar didominasi tumpukan sampah dan bahan yang mudah menyala, sementara titik api berada di bagian atas gunungan sampah sehingga sulit dijangkau oleh petugas di darat.

Kondisi diperburuk oleh cuaca yang panas dan tiupan angin cukup kencang, membuat kobaran api dengan cepat merambat ke area lain.

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, BNPB memutuskan mengerahkan dua helikopter water bombing guna melakukan penyiraman dari udara. Bahkan, opsi operasi modifikasi cuaca juga disiapkan apabila kondisi di lapangan semakin memburuk.

“Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca,” ucapnya.

tpa jatiwaringin mauk terbakar 2
Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/7/2026).
Foto: BNPB for Hallonews

Salah satu helikopter yang diterjunkan merupakan jenis MI-8AMT registrasi RA-22834 yang direposisi dari Provinsi Jambi. Sebelumnya, helikopter tersebut digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Helikopter ini mampu membawa hingga 4.000 liter air dalam sekali terbang untuk dijatuhkan langsung ke titik-titik api yang sulit dijangkau petugas.

Sementara itu, upaya pemadaman dari darat terus berlangsung dengan melibatkan sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi. Petugas berupaya membatasi penyebaran api pada area yang masih memungkinkan dijangkau.

Hingga kini, luas lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 15 hektare. Dampak kebakaran mulai dirasakan warga sekitar.

Asap tebal memaksa 15 warga dari lima kepala keluarga mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar demi menghindari gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Tim kesehatan juga telah disiagakan untuk memberikan pelayanan medis kepada warga yang mengalami gangguan pernapasan. Selain itu, masker dibagikan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko paparan asap.

Meski lokasi kebakaran berada sekitar 12 kilometer dari ujung barat landasan pacu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, hingga saat ini aktivitas penerbangan masih berlangsung normal dan belum terdampak.

BNPB bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus mengoptimalkan upaya pemadaman agar api segera terkendali, tidak semakin meluas, serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan fasilitas strategis di sekitar lokasi. (dul)