Warkaban Kukuhkan Kepengurusan Baru, Siap Perluas Kiprah Sosial Nasional

Warkaban resmi berganti kepengurusan dengan komitmen memperkuat solidaritas perantau Bantul serta memperluas kontribusi sosial bagi masyarakat Indonesia.

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:00 WIB
Warkaban Kukuhkan Kepengurusan Baru, Siap Perluas Kiprah Sosial Nasional
Paguyuban Warkaban resmi memasuki babak baru kepengurusan periode 2026-2029. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Paguyuban Warga Kabupaten Bantul (Warkaban) resmi memasuki babak baru setelah mengukuhkan kepengurusan periode 2026–2029. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas warga Bantul di perantauan sekaligus memperluas kontribusi organisasi bagi pembangunan sosial di tingkat nasional.

Prosesi serah terima kepengurusan berlangsung dalam rangkaian silaturahmi di Hotel Grand Travello Kota Bintang, Bekasi, Sabtu (4/7/2026). Jabatan ketua diserahkan dari Drs Didik Akhmadi,. kepada Dr Sigit Mustofa Nurudin, yang akan memimpin organisasi selama tiga tahun ke depan.

Kegiatan tersebut digelar secara hybrid dengan melibatkan anggota Warkaban dari berbagai daerah, mulai dari Bekasi, Bandung, Yogyakarta hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Kehadiran anggota dari berbagai wilayah menjadi bukti kuatnya ikatan diaspora Bantul meski tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

Dalam sambutannya, Didik Akhmadi berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan berbagai inovasi agar organisasi semakin berkembang dan memberi manfaat bagi seluruh anggotanya.

“Kami juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan organisasi dengan mempertahankan program yang dinilai baik serta memperbaiki berbagai hal yang masih perlu disempurnakan,” katanya.

Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Penghubung Daerah DIY, Nugrohoningsih, selaku pembina. Kehadirannya menunjukkan dukungan Pemerintah Daerah DIY terhadap peran Warkaban sebagai mitra strategis dalam mempererat hubungan masyarakat Bantul di luar daerah sekaligus mendorong kontribusi mereka bagi pembangunan.

Sejumlah penasihat organisasi, yakni Dr Roeshadi, Dr H Noor Syamsu Hidayat, Dr Agus Sriyanto dan Dr Abdul Kholiq, turut mengingatkan pentingnya menjadikan slogan “Guyup Rukun Migunani” sebagai gerakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Mereka menilai kekuatan organisasi harus dibangun dari kebersamaan internal yang kokoh sebelum berkembang menjadi gerakan sosial yang mampu memberikan dampak lebih luas.

Dengan kepemimpinan baru, Warkaban diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi warga Bantul di perantauan, tetapi juga tumbuh sebagai organisasi yang inklusif, solid, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Indonesia. (dul)