Badan Kehormatan Dalami Dugaan Anggota DPRD Cekcok dengan Polantas di Jalur Busway

Ketua BK DPRD DKI Jakarta Yudha Permana memastikan akan menyelidiki dugaan keterlibatan anggota dewan dalam insiden penerobosan jalur Transjakarta di kawasan Pesing.

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:30 WIB
Badan Kehormatan Dalami Dugaan Anggota DPRD Cekcok dengan Polantas di Jalur Busway
Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

HALLONEWS.ID – Kasus dugaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang disebut menerobos jalur khusus Transjakarta hingga bersitegang dengan aparat di kawasan traffic light (TL) Pesing, Jakarta Barat, kini memasuki babak baru.

Selain menjadi perhatian kepolisian, perkara tersebut juga mulai ditelusuri Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta.

Ketua BK DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.

Informasi yang beredar mengenai adanya oknum yang mengaku sebagai anggota dewan akan terlebih dahulu diverifikasi sebelum diambil langkah lebih lanjut.

“Ada foto oknum yang mengaku anggota dewan. Saya akan melakukan investigasi terlebih dahulu. Terima kasih atas informasinya,” ujar Yudha kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga telah bergerak menelusuri identitas pengendara mobil berpelat ZZH yang diduga memicu keributan saat petugas melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan Pesing pada Jumat (3/7/2026).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengatakan jajarannya masih mengumpulkan data dan mencocokkan informasi yang beredar.

“Terima kasih atas informasinya. Kami cek terlebih dahulu nomor pelat kendaraannya,” kata Komarudin.

Di sisi lain, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat mengungkap bahwa pengemudi mobil tersebut adalah Hardiyanto Kenneth, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.

Wakil Kepala Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Muhammad Ilham, menjelaskan bahwa persoalan yang sempat memanas di lapangan telah diselesaikan melalui mediasi.

Menurutnya, Kenneth datang langsung menemui anggota kepolisian yang bertugas. Pertemuan itu juga melibatkan pihak Transjakarta dan menghasilkan kesepakatan damai.

“Pak Kenneth sudah bertemu dengan anggota kami bersama pihak Transjakarta. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan saling memaafkan,” ujar Ilham.

Meski perdamaian telah tercapai, Ilham memastikan proses administrasi dan evaluasi internal belum selesai.

Laporan resmi telah diteruskan kepada pimpinan dan kini menunggu arahan dari Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya terkait langkah berikutnya.

“Kami masih menunggu petunjuk pimpinan. Yang jelas, Pak Kenneth sudah menunjukkan itikad baik dengan datang langsung menemui anggota kami,” pungkasnya. (fer)