Mencekam! Gudang Munisi TNI AD di Madiun Meledak, 7 Personel Terluka

Ledakan hebat mengguncang Gudang Munisi Puspalad di Madiun. Tujuh personel TNI terluka, sementara penyebab insiden masih dalam penyelidikan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:42 WIB
Mencekam! Gudang Munisi TNI AD di Madiun Meledak, 7 Personel Terluka
Ledakan hebat dilaporkan terjadi di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) yang berada di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026) siang. Foto tangkapan layar hallonews

HALLONEWS.ID – Ledakan hebat dilaporkan terjadi di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) yang berada di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026) siang.

Informasi sementara menyebutkan tujuh personel TNI mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis.

Puluhan personel TNI berjaga di sekitar ruang IGD, termasuk anggota intelijen yang mengawasi situasi pascaledakan.

Seorang perwira TNI yang berada di lokasi membenarkan terjadinya ledakan di kompleks gudang munisi.

Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan korban dan memastikan area sekitar aman.

“Benar, ledakan terjadi di Gudang Munisi Saradan siang ini. Fokus kami saat ini menyelamatkan korban dan mengamankan lokasi agar dampaknya tidak meluas. Tujuh personel yang terluka sudah mendapat penanganan medis,” kata personil TNI itu.

Di sisi lain, berdasarkan pantauan di RSUD Caruban, sejumlah anggota TNI berseragam loreng terlihat menjalani perawatan. Selain itu, tampak satu jenazah berada di area rumah sakit.

Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah jenazah tersebut merupakan korban ledakan, sehingga informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. TNI juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait kronologi, identitas korban, maupun kemungkinan adanya korban tambahan.

Sebagai langkah antisipasi, aparat telah mensterilkan area di sekitar gudang munisi guna mencegah risiko apabila terjadi ledakan susulan. (dul)