Ada Kirab Mahkota Binokasih di Bogor, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Jumat Sore

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan saat kirab Mahkota Binokasih Kerajaan Pajajaran di Kota Bogor pada Jumat, 7 Mei 2026. Sejumlah ruas jalan ditutup dan dialihkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 7:00 WIB
Ada Kirab Mahkota Binokasih di Bogor, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Jumat Sore
Jalan Suryakancana mulai dari gerbang Vihara Dhanagun akan ditutup total besok saat pawai berlangsung. Foto: Hallonews/yopy

HALLONEWS.ID – Rekayasa Lalulintas sisiapkan Satlantas Polresta Bogor Kota saat kirab Mahkota Binokasih berlangsung besok Jumat (8/5/2026) sore.

Pemerintah dan aparat kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas saat pelaksanaan kirab Mahkota Binokasih Kerajaan Pajajaran di Bogor pada Jumat, 7 Mei 2026.

Kirab budaya tersebut akan melintasi sejumlah ruas jalan utama dengan rute sepanjang 3,2 kilometer.

Perjalanan dimulai dari kawasan Museum Pajajaran Batutulis dan berakhir di kawasan Lawang Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah.

Adapun rute kirab meliputi Jalan Lawang Gintung, Jalan Batutulis, Jalan Siliwangi, hingga Jalan Suryakencana.

Skema rekayasa lalu lintas dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WIB. Petugas kepolisian akan menerapkan sistem satu arah atau one way di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan kendaraan selama kirab berlangsung.

Personel Satlantas Polresta Bogor Kota juga akan disiagakan di sepanjang jalur kirab guna melakukan pengaturan arus kendaraan dan membantu kelancaran kegiatan budaya tersebut.

Selain pengaturan arus lalu lintas, kawasan Jalan Suryakencana akan ditutup total dan disterilkan dari kendaraan mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.

Penutupan dilakukan untuk mendukung rangkaian acara kirab dan menjaga keamanan peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.

Kendaraan dari arah Otista maupun Jalan Siliwangi nantinya akan dialihkan ke jalur alternatif oleh petugas di lapangan.

Masyarakat yang akan melintas di pusat Kota Bogor diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.

Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas lalu lintas selama rekayasa berlangsung agar arus kendaraan tetap tertib dan aktivitas kirab budaya dapat berjalan lancar. (opy)