Dibantu Anjing K-9, Polisi Temukan Potongan Tubuh Manusia di Hutan Cariu Bogor
Bagian tubuh manusia ditemukan di dua wilayah berbeda di Kabupaten Bogor yakni di kebun bambu pinggir Jalan Gunung Batu Puncak 2, Desa Selawangi, Kecamatan Cariu dan Tanjungsari

HALLONEWS.ID – Potongan tubuh manusia berserakan di dua wilayah di Bogor. Warga pun dibuat kaget. Potongan mutilasi manusia ini ditemukan, berkat peran anjing K-9.
Polda Metro Jaya langsung melakukan olah TKP atas temuan sejumlah potongan tubuh korban mutilasi yang sebelumnya dilaporkan hilang di Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Bagian tubuh manusia ini ditemukan di dua wilayah berbeda di Kabupaten Bogor.
Pertama di kebun bambu pinggir Jalan Gunung Batu Puncak 2, Desa Selawangi, Kecamatan Cariu.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan sebuah tas berisi bagian tubuh manusia berupa potongan tangan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri, serta satu paha atas.
Selain di Cariu, potongan tubuh lainnya juga ditemukan petugas di wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Penemuan ini merupakan hasil pengembangan dari permintaan bantuan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Seorang warga Tanjungsari mengatakan, wilayah yang menjadi temuan potongan tubuh manusia ini, memang sepi dan gelap karena tidak adanya lampu penerangan jalan umum (PJU).
“Ini merupakan perbatasan dengan Cariu. Jalannya ke Tanjungsari. Sepertinya pelaku sudah survei lokasi. Dianggap memungkinkan untuk hilangkan bukti dan jejak,” katanya Selasa (31/3/2026).
Ia menegaskan, dari Cariu polisi menyisir lagi kemudian di tempat pembuangan sampah daerah pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari ada potongan kaki yang dibakar dengan sampah dan sudah hangus.
“Tolong perhatikan wilayah ujung ini, biar terang agar tidak menjadi lokasi buang hasil kejahatan. Kami warga dibuat takut dan kaget. Habis polisi datang dan nanya-nanya. Ya kami nggak tenang,” paparnya.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan, seiring dengan penemuan bukti tersebut, polisi juga berhasil meringkus dua orang terduga pelaku berinisial DS alias A dan S.
Keduanya ditangkap di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, pada Minggu (29/3/2026) pagi.
“Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif di balik pembunuhan sadis tersebut. Penyidik juga mendalami peran masing-masing pelaku dalam konstruksi peristiwa mutilasi ini,” kata Kombes Budi sambil menambahkan, pengusutan kasus ini menggunakan metode scientific crime investigation. (opy)
