Gempa M 7,7 Guncang Sulawesi, BNPB Minta Warga di 5 Wilayah Ini Menjauh dari Pantai

BNPB mengimbau warga di lima wilayah pesisir menjauh dari pantai setelah gempa M 7,7 mengguncang Laut Sulawesi dan memicu peringatan dini tsunami.

Senin, 8 Juni 2026 - 8:19 WIB
Gempa M 7,7 Guncang Sulawesi, BNPB Minta Warga di 5 Wilayah Ini Menjauh dari Pantai
Peringatan Tsuanami di Sulawesi. Foto: BMKG for hallonews

HALLONEWS.ID – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin (8/6/2026) pagi. Guncangan kuat yang terjadi pukul 06.37 WIB itu memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di laut, sekitar barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

Menyusul peringatan dini tsunami tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengimbau masyarakat yang berada di kawasan pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur untuk tetap waspada.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari meminta warga tidak panik, namun segera melakukan langkah antisipasi dengan menjauhi kawasan pantai menuju lokasi yang lebih aman.

“Bagi wilayah yang berstatus Siaga, masyarakat diminta segera melakukan evakuasi secara tertib ke tempat yang lebih tinggi sesuai arahan pemerintah daerah dan petugas di lapangan,” kata Abdul Muhari, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, sejumlah wilayah di Sulawesi Utara masuk kategori Siaga tsunami. Beberapa daerah yang berpotensi terdampak antara lain Kepulauan Sangihe, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Kepulauan Minahasa, Minahasa Selatan, hingga Bolaang Mongondow Utara.

Status Siaga juga diberlakukan untuk Gorontalo bagian utara serta sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah seperti Buol dan Tolitoli.

Sementara itu, wilayah lain berstatus Waspada meliputi Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Halmahera, Donggala bagian utara, Kota Ternate, Kota Tidore, Kutai Timur, Bulungan, hingga Nunukan.

BNPB meminta masyarakat di wilayah Waspada untuk menjauhi pantai dan tepian sungai serta menghentikan sementara aktivitas di laut hingga kondisi dinyatakan aman. Meski peringatan dini tsunami telah diterbitkan, BNPB memastikan kondisi di lapangan hingga saat ini masih aman.

Laporan cepat dari BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud dan BPBD Kota Manado menyebutkan gempa hanya dirasakan lemah selama sekitar dua hingga tiga detik. Hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat guncangan tersebut.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan berbagai instansi terkait masih bersiaga melakukan pemantauan intensif di wilayah pesisir untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.

BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD, maupun petugas yang berada di lapangan.

Selain itu, masyarakat diimbau memberikan prioritas evakuasi kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas apabila diperlukan. (dul)