Jakarta Siapkan 24 Ribu CCTV, Pengawasan Kota Akan Berbasis Real Time

Pemprov DKI menargetkan penambahan belasan ribu CCTV hingga 2027 demi mendukung konsep smart city.

Selasa, 19 Mei 2026 - 5:00 WIB
Jakarta Siapkan 24 Ribu CCTV, Pengawasan Kota Akan Berbasis Real Time
Ribuan CCTV Jakarta Segera Terintegrasi, Pemprov Fokus pada Smart City dan Keamanan. (Diskominfotik for Hallonews.)

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mempercepat pembangunan sistem pengawasan kota berbasis teknologi dengan menyiapkan integrasi puluhan ribu kamera Closed-Circuit Television (CCTV) di area publik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan sistem CCTV terintegrasi menjadi kebutuhan strategis bagi Jakarta dalam menghadapi berbagai persoalan perkotaan.

Menurutnya, sistem pemantauan berbasis data real time sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

“Keberadaan CCTV terintegrasi menjadi kebutuhan penting agar pemantauan kota dapat dilakukan secara langsung dan responsif,” ujar Budi pada Senin (18/5/2026).

Menurutnya, berdasarkan hasil verifikasi awal, saat ini terdapat 7.314 titik CCTV di area publik yang berpotensi diintegrasikan ke dalam satu sistem pengawasan terpadu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.362 unit CCTV sudah dapat dimanfaatkan oleh jajaran kepolisian dan Polda Metro Jaya.

“Pemprov DKI Jakarta menargetkan proses integrasi tahap awal selesai pada akhir 2026,” jelas Budi.

Lanjutnya, tidak berhenti di situ, pemerintah juga menyiapkan penambahan besar-besaran kamera pengawas melalui implementasi aturan kewajiban pemasangan CCTV pada bangunan gedung.

“Pada 2027 mendatang, jumlah CCTV di Jakarta diproyeksikan bertambah hingga 16.781 unit baru,” kata Budi.

Ia menjelaskan, dengan penambahan tersebut, total potensi CCTV yang akan terhubung dalam sistem pengawasan Jakarta diperkirakan mencapai 24.095 titik.

*Langkah ini diharapkan mampu memperkuat konsep smart city sekaligus meningkatkan keamanan, pelayanan publik, dan pengawasan kota secara menyeluruh di ibu kota,” pungkasnya. (fer).