Jangan Asal Beli! Ini 5 Tips Memilih Hewan Kurban Sehat Sesuai Syariat Islam
Menjelang Iduladha 2026, masyarakat perlu teliti memilih hewan kurban agar sehat, tidak cacat, cukup umur, dan sesuai syariat Islam.

HALLONEWS.ID – Menjelang Hari Raya Iduladha, penjualan hewan kurban mulai ramai di berbagai daerah. Lapak kambing, sapi, hingga domba bermunculan di pinggir jalan. Namun, di tengah banyaknya pilihan, masyarakat perlu lebih teliti agar tidak salah membeli hewan kurban.
Dilansir dari laman baznas.go.id, hewan yang diperbolehkan untuk dijadikan kurban adalah hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta.
Sebab, hewan kurban bukan sekadar untuk disembelih, tetapi bagian ibadah yang memiliki syarat tertentu dalam Islam. Karena itu, kondisi kesehatan, usia, hingga tempat pembelian hewan perlu benar-benar diperhatikan.
Tak sedikit pembeli tergiur harga murah tanpa mengecek kondisi hewan secara detail. Padahal, hewan yang sakit, cacat, atau belum cukup umur bisa membuat kurban tidak sah.
Berikut lima tips penting memilih hewan kurban yang sehat, layak, dan sesuai syariat Islam.
1. Pastikan Hewan Termasuk Hewan Ternak
Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Hewan yang diperbolehkan hanyalah hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta.
Jenis hewan tersebut dipilih karena memenuhi ketentuan ibadah kurban dan telah lama menjadi hewan ternak yang umum dipelihara masyarakat.
Bagi warga Indonesia, kambing dan sapi menjadi pilihan paling populer karena mudah ditemukan dan harganya lebih terjangkau dibanding unta.
2. Pastikan Umur Hewan Kurban
Salah satu syarat penting hewan kurban adalah usia yang cukup. Banyak pembeli sering melewatkan hal ini karena sulit membedakan umur ternak hanya dari ukuran tubuhnya.
Kambing dan domba minimal harus berusia satu tahun, sedangkan sapi dan kerbau minimal berusia dua tahun agar sah dijadikan hewan kurban.
Cara paling mudah mengetahui umur hewan adalah melalui catatan kelahiran dari peternak. Namun jika tidak ada, umur bisa dicek lewat kondisi gigi ternak.
Biasanya, kambing atau domba yang sudah berumur sekitar 12 hingga 18 bulan mengalami pergantian gigi susu di bagian depan. Sementara sapi mulai mengalami pergantian gigi saat mendekati usia dua tahun.
3. Pilih Hewan Sehat dan Tidak Cacat
Kondisi kesehatan hewan menjadi faktor paling penting sebelum membeli hewan kurban. Hewan yang sehat umumnya terlihat aktif, lincah, nafsu makan bagus, dan tidak lemas.
Perhatikan bagian mata dan hidung hewan. Mata harus tampak cerah dan bersih, sementara hidung terlihat basah alami, bukan karena flu atau sakit.
Bulu hewan sehat biasanya bersih dan mengilap. Selain itu, pernapasannya normal serta tidak mengalami diare maupun luka di tubuh.
Dalam Islam, hewan kurban juga tidak boleh memiliki cacat fisik yang jelas, seperti buta sebelah, pincang, terlalu kurus, atau sakit parah.
Jika memungkinkan, mintalah Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari penjual untuk memastikan ternak sudah lolos pemeriksaan kesehatan.
4. Hindari Hewan Kurus
Banyak orang mengira ukuran besar selalu menandakan hewan sehat. Padahal, yang lebih penting adalah kondisi tubuhnya proporsional dan tidak terlalu kurus.
Hewan kurban yang baik biasanya memiliki badan berisi, otot terlihat padat, serta gerakannya aktif. Hewan yang terlalu kurus bisa menjadi tanda kurang nutrisi atau sedang mengalami gangguan kesehatan.
Perhatikan juga cara hewan makan. Ternak yang sehat umumnya lahap saat diberi pakan dan terlihat responsif terhadap lingkungan sekitar.
5. Beli di Tempat Bersih dan Terpercaya
Lokasi membeli hewan kurban juga menentukan kualitas ternak. Hindari membeli hewan dari tempat yang kotor, becek, atau dekat area pembuangan sampah.
Lingkungan kandang yang buruk dapat membuat hewan mudah stres dan rentan terkena penyakit. Pilih peternak atau penjual yang menjaga kebersihan kandang, menyediakan pakan yang baik, serta rutin memeriksa kesehatan ternaknya.
Selain lebih aman, membeli di tempat terpercaya juga membuat pembeli lebih tenang karena kondisi hewan biasanya sudah terjamin.
Menjelang Iduladha, masyarakat juga diimbau tidak terburu-buru membeli hewan kurban hanya karena harga murah. Memilih hewan terbaik menjadi bagian penting dari ibadah sekaligus bentuk kepedulian terhadap kualitas daging yang nantinya dibagikan kepada masyarakat. (dul)
