Kapolri Ungkap Dua Puncak Mudik dan Balik Lebaran 2026, Ini Tanggal Rawan Macet

Kapolri Listyo Sigit memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi dua kali. Operasi Ketupat digelar 13 hari untuk memastikan perjalanan aman dan lancar.

Senin, 2 Maret 2026 - 14:14 WIB
Kapolri Ungkap Dua Puncak Mudik dan Balik Lebaran 2026, Ini Tanggal Rawan Macet
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hallonews8

HALLONEWS.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H / Lebaran 2026.

Dalam rapat tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa puncak arus mudik tahun ini diprediksi terjadi dua kali, seiring adanya kebijakan kerja fleksibel dari pemerintah.

Rapat koordinasi digelar di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Pratikno, Nasaruddin Umar, serta Dudy Purwagandhi, bersama perwakilan TNI, BNPB, BMKG, dan pimpinan BUMN sektor transportasi dan energi.

Sebanyak 302 peserta mengikuti rapat secara langsung, termasuk pejabat utama Mabes Polri dan para Kapolda dari seluruh Indonesia, sementara jajaran daerah mengikuti secara virtual.

Kapolri menjelaskan bahwa lonjakan pemudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang karena adanya kebijakan work from anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat berangkat lebih awal.

Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua diprediksi pada 18–19 Maret 2026.

Selain itu, pemerintah juga memperhitungkan bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi, sehingga pengaturan khusus akan dilakukan terutama pada jalur penyeberangan Jawa–Bali guna menjaga kelancaran sekaligus menghormati umat Hindu yang menjalankan ibadah.

Polri juga memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua tahap, yaitu pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polri bersama instansi terkait akan menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan apel gelar pasukan dijadwalkan pada 12 Maret 2026.

Operasi ini melibatkan ribuan personel gabungan TNI-Polri, kementerian, serta berbagai lembaga terkait guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Kapolri menegaskan bahwa sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan pengamanan Lebaran tahun ini.

“Kolaborasi seluruh stakeholder sangat penting agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman sesuai tagline tahun ini, Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujarnya. (min)